banner 700250

SOPPA Mengapresiasi Subcon PT Adhi Karya Yang Telah Membayar Upah Kepada Pekerja Jargas

oleh -184 views

banner 700250

Banda Aceh (AD) – Dewan Pengurus Pusat Solidaritas Pemuda Peduli Aceh (SOPPA) memberikan apresiasi kepada PT Adhi Karya, yang telah menyelesaikan kewajibannya membayar hak (upah) kepada pekerja galian Jaringan Gas (Jargas). Akan tetapi terkait keselamatan kerja dan kenyamanan masyarakat, harus dijalankan sesuai prosedur serta safety yang berlaku.

“Setelah mendapat klarifikasi DPP SOPPA bersama beberapa media ikut mengecek dan menanyakan langsung kebenaran pelunasan upah tahap kedua kepada pekerja jargas di bawah naungan PT Artha Kencana (Salah satu subcon PT. Adhi Karya) ,” demikian disampaikan Ketua Umum Solidaritas Pemuda Peduli Aceh (SOPPA), Khairul Rizal, SPd melalui siaran pers. Kamis (30/07/2020).

banner 700250

Meskipun ini baru sampel karena yang diketahuinya ada dua Subcon yang membawahi pekerja galian, semoga yang lainnya juga sudah terselesaikan. Mengenai klarifikasi tentang Alat Pelindung Diri (APD), Khairul kembali membantah pernyataan Surya selaku Humas PT. Adhi Karya.

“Kalau betul sudah dibekali semua pekerja dengan APD pastinya ketika mereka membukanya saat bekerja, alat tersebut ada disekitar lokasi pekerjaan,” beber Khairul.

Khairul tidak mengpungkiri dengan pernyataan Surya, bahwa memang akan sulit jika para pekerja itu menggunakan APD ketika menggali di dalam lubang yang berukuran 40×60 cm tersebut dengan kedalaman 150 cm.

“Namun, pekerjaan para pekerja kan bukan hanya mengorek lobang sempit itu saja. Adapun seperti halnya pengeboran Aspal dan Plat beton serta penutupan galian, kan para pekerja bisa menggunakan APD tersebut. Tapi di lapangan tidak sesuai seperti yang disampaikan Surya,” pungkasnya.

Khairul berharap PT. Adhi Karya harus tegas pada Subcon dan memerintahkan seluruh pekerja ketika berangkat ke lokasi kerja wajib menggunakan APD. Hal itu, demi keselamatan bagi pekerja itu sendiri.

“Khusus pekerja yang bertugas digalian, jika memang kesulitan menggunakan APD ya diberi keringanan untuk melepaskannya, asal saja dapat mengamankan bagi diri sendiri.

Adapun mengenai lubang galian, menurut pemantauannya di lapangan banyak sekali lobang yang tidak diberikan police line. Dan sebaiknya tanah yang digali jangan menutupi badan jalan sehingga mengganggu pengguna jalan. Dan setelah selesai dipasang pipa di dalam lubang harap segera ditutup.

“Kritikan ini kita lontarkan karena PT. Adhi Karya harus menjadi contoh selaku perusahaan BUMN kepada perusahaan daerah lainnya,” tegasnya.(Rls-Jl/02).

banner 700250

banner 700250