banner 700250

Residivis Kasus Pencurian Barang Elektronik Diringkus Polisi

oleh -161 views

banner 700250

Banda Aceh (AD)- Nasib sial menimpa MY (28) warga salah satu Gampong di Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar. Maksud hati ingin memiliki barang elektronik hasil kejahatan, berakhir di sel tahanan Polresta Banda Aceh. 

MY diringkus opsnal unit Jatanras Satreskrim Polresta Banda Aceh, Sabtu malam (25/7/2020) karena melakukan pencurian barang elektronik berupa Laptop merk Asus warna silver dan camera digital merek Canon 150 warna hitam milik Irene Ramandey seorang Mahasiswa asal Papua.

banner 700250

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kasatreskrim AKP M Taufiq, SIK MH dalam konferensi pers mengatakan, tersangka MY merupakan residivis yang pernah diamankan pada tahun 2019 silam.

“MY merupakan residivis kasus pencurian pada tahun 2019 silam yang sudah bebas, namun ianya kembali melakukan kasus yang sama hari Senin (6/7/2020) lalu,” ungkap Kasatreskrim didampingi Kanit Jatanras Ipda Krisna Nanda Aufa, S.TrK, Rabu 29 Juli 2020.

Menurut Taufiq, MY ditangkap atas laporan korban dengan Laporan Polisi Nomor : LPB/350/VII/Yan. 2.5/2020/SPKT tanggal 25 juli 2020 dalam perkara pencurian terhadap barang berharga miliknya berupa Laptop dan Kamera.

“MY melakukan aksi kejahatanya di rumah kos yang dihuni oleh korban di gampong Tanjung Selamat. Saat itu tersangka masuk kedalam rumah korban melalui pintu depan yang tidak dikunci serta mengambil barang berharga di dalam kamar korban,” kata Kasatreskrim.

Lanjut Taufiq  menjelaskan, saat itu korban keluar rumah untuk mencari makan, kemudian pada saat korban kembali ke rumah, ia melihat barang-barang miliknya sudah hilang, korban berusaha mencari di sekitar rumah, namun tidak menemukan, sehingga korban melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polresta Banda Aceh.

Berdasarkan laporan polisi, Kasatreskrim menunjuk Kanit Jatanras Ipda Krisna bersama opsnalnya untuk melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan melengkapi mindik dalam penyelidikan kasus pencurian dan pemberatan yang dialami oleh korban.

“Hasil penyelidikan terkait kasus ini, kami mendapatkan informasi keberadaan tersangka di salah satu gampong dalam Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar dan melakukan penangkapan terhadap tersangka MY,” sambung Ipda Krisna.

Menurut Krisna, tersangka MY setelah melakukan aksi kejahatannya, barang bukti diserahkan kepada WY untuk dijual kepada HD alias Bulek, dan kami berhasil melakukan penyitaan barang bukti dari tangan HD alias Bulek.

Sementara itu, WY pernah melakukan tindak kejahatan dalam pencurian Handphone di beberapa lokasi dan saat ini sudah diamankan di Polsek Ulee Kareng karena locus delicti paling banyak di wilayah hukum Polsek Ulee Kareng.

“WY saat ini mendekam di sel tahanan Polsek Ulee Kareng, karena sesuai Laporan Polisi,” ungkap Kanit Jatanras lagi.

Kemudian, HD alias Bulek Selasa malam (28/7/2020) berhasil di amankan setelah dilakukan koordinasi dengan Polsek Ulee Kareng untuk menghubungi keluarganya agar menyerahkan kepada pihak berwajib karena dianya terlibat dalam tindak pidana ini.

“Personel unit reskrim Polsek Ulee Kareng dan keluarganya telah menyerahkan HD alias Bulek kepada kami,” pungkas Krisna.

Perlu diketahui, tersangka MY juga pengguna narkotika jenis sabu, dan saat ini dalam pemeriksaan oleh penyidik Satresnarkoba Polresta Banda Aceh.

Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (AF)

banner 700250

banner 700250