banner 700250

BNN Ungkap Peredaran Narkotika Sindikat Internasional

oleh -168 views

banner 700250

banner 700250

Banda Aceh (AD)- Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama BNNP Sumut, Kanwil Bea dan Cukai Aceh, Kanwil Bea dan Cukai Sumut, BNNK Pidie Jaya, BNNK Pidie, dan KPPBC Lhokseumawe telah menunjukkan komitmennya menggagalkan peredaran gelap narkotika golongan satu jenis methamphetamine (sabu) sebanyak 37 bungkus sabu, yang terbungkus dalam teh China warna hijau di Medan-Sumut dan Bireuen-Aceh.

Berawal dari laporan informasi PUSKOOPS INTERDIKSI TERPADU, bahwa akan ada penyelundupan narkotika jenis sabu yang di bawa dari Malaysia masuk ke perairan Kuala Bireuen yang rencananya akan di edarkan di wilayah Aceh dan Sumatera Utara.

banner 700250

Berdasarkan hasil penyelidikan, pada hari Kamis 25 Juni 2020, Tim BNN menduga kapal yang menjadi target akan masuk perairan Aceh pada hari Jum’at atau Sabtu.

“Menindaklanjuti hal tersebut, Tim BNN berkoordinasi dengan Kanwil BC Aceh menggerakkan kapal patroli laut Bea dan Cukai BC 15021 dan BC 20011 untuk melakukan upaya pemantauan di laut atas informasi STS (Ship To Ship) narkotika oleh kapal nelayan jenis Oskadon di perairan Malaysia,” ungkap Deputi Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol Arman Depari melalui siaran persnya, kepada media ini, Senin 29 Juni 2020.

Lanjut Arman Depari, pada hari Sabtu 27 Juni 2020, sekitar pukul 16.30 WIB tim gabungan berhasil memantau pergeseran dua orang tersangka dan sejumlah barang bukti narkotika ke arah Medan yang pada akhirnya dapat mengamankan tersangka MF dan MR di Binjai bersama barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 29 bungkus yang disimpan dalam dua karung.

Berdasarkan hasil penyilidikan, barang bukti tersebut akan dibawa menuju Sumatera Utara dengan menggunakan kendaraan roda empat yang akan di serahkan kepada seorang penerima di Sumatera Utara.

“Dari keterangan tersangka MF dan MR, petugas kemudian mengamankan BWdan AM di area parkir Carrefour Plaza Sumatera Utara. BW dan AM adalah penerima narkotika di Medan,” jelas Deputi Pemberantasan BNN RI.

Selanjutnya pengembangan dilakukan ke wilayah Bireuen, dengan mengamankan delapan bungkus narkotika jenis sabu yang di sembunyikan oleh RZ di gudang milik MRU yang berada di Jeumpa Kabupaten Bireuen.

“Terhadap para pelaku dan barang bukti yang di temukan, diamankan ke Kantor BNN RI untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” punkasnya.

Selain itu, Arman juga menambahkan, dengan tetungkapnya kasus ini, selanjutnya BNN berkoordinasi dengan aparat penegak hukum di Malaysia untuk pengembangan penyelidikan. Karena terindikasi sindikat yang menjadi pemasok narkoba tersebut berada di Penang-Malaysia bernama CDR.

“Kepada para tersangka di kenakan Pasal 114 Ayat (2) Atau Pasal 112 Ayat (2) UU. RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” demikian tutup Deputi Pembarantasan BNN RI. (AF/R)