banner 700250

Yayasan SAPEFAM Salurkan Donasi Buat Santri

oleh -261 views

banner 700250

banner 700250

Aceh Utara (AD) – Sebanyak lima santri, masing-masing di lima dayah di Aceh kembali menerima donasi dari Yayasan SAPEFAM (Santunan Penididikan Fakir dan Miskin) dalam beberapa hari terakhir.

Para santri tersebut yakni Tgk Imam Syafi’i dari Dayah Darul Huda Lueng Angen Aceh Utara, Tgk Farhan dari Dayah Istiqamatuddin Babul Jannah Peusangan Bireuen, Tgk Muhammad Muktadir dari Dayah Malikussaleh Panton Labu Aceh Utara, Tgk Baihaki dari Dayah Raudhatul Ma’arif Cot Trueng Aceh Utara dan Tgk Syifauddin dari Dayah Darut Thalibin MESDA Nisam Aceh Utara.

banner 700250

Ketua Yayasan SAPEFAM Tgk Musliadi, Minggu (28/6/2020) mengatakan, kali ini pihaknya tidak hanya menyalurkan donasi untuk jatah bulan Juni 2020 saja, namun juga untuk bulan Maret 2020 yang sempat tertunda karena wabah COVID-19, sehingga masing-masing santri mendapat Rp 1 juta.

“Dalam menyampaikan amanah para donatur, kita terjun langsung ke dayah-dayah. Dan hari ini kita datang ke Dayah Darut Thalibin MESDA untuk menyalurkan donasi kepada Tgk Syifauddin,” katanya.

Sementara untuk bulan April dan bulan Mei 2020, lanjut Tgk Musliadi, tidak diberikan karena kondisi santri tidak sedang dalam menempuh pendidikan di dayah. Saat itu bertepatan dengan bulan Ramadhan dan libur Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Mayoritas dayah di Aceh meliburkan santrinya.

“Sejak awal 2019, total sudah ada 8 santri yang menerima donasi. Kemarin itu ada santri Dayah MUDI Mesra Samalanga (Bireuen) dan santri Dayah Darul Huda Lueng Angen. Tapi karena mereka sudah sampai di kelas 7, maka donasi kita hentikan. Itu kesepakatan di yayasan,” ungkapnya.

“Alasannya karena santri di atas kelas 7 di dayah kita anggap sudah mandiri. Artinya sudah mampu membiayai hidupnya sendiri,” tambah Tgk Musliadi.

Sementara satunya lagi adalah santri Dayah Madinatuddiniyah Darul Huda Paloh Gadeng Dewantara Aceh Utara. Namun karena berhenti mondok, donasi pun dihentikan.

Dikatakan, para santri yang menerima donasi sebesar Rp 500 ribu/bulan adalah santri kelas 1 sampai kelas 7 yang benar-benar miskin atau yatim. Sebelum mereka terpilih, sudah lebih dulu diverifikasi latar belakang ekonomi keluarga dan kondisi tempat tinggalnya.

“Yayasan SAPEFAM terdiri dari para alumni dayah, aktivis dan para pemuda yang bekerja secara sukarela mencari dan menyampaikan amanah para donatur, sehingga para santri miskin/yatim dapat terbantu dalam menempuh pendidikan di dayah,” terang Tgk Musliadi. (SF/Rls).