banner 700250

Komunitas Aceh Malaysia Audiensi Dengan KBRI Kuala Lumpur

oleh -164 views

banner 700250

banner 700250

Malaysia (AD) – Datuk Mansyur Usman bersama Fahmi M Nasir mewakili Komunitas Aceh di Malaysia melakukan audiensi dengan KBRI Kuala Lumpur yang diwakili oleh Pensosbud, Agung Cahaya Sumirat. Kamis 26 Juni 2020.

Kedatangan mereka ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur yaitu untuk membicarakan beberapa langkah dan persoalan terkait dengan rencana pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Aceh ke daerahnya masing masing.

banner 700250

Menurut Datuk Mansyur dari hasil Audiensi ada beberapa poin kesimpulan pembahasan yang dapat kita ambil dan disepakati oleh pihaknya bersama KBRI akan berupaya memfasilitasi membantu pemulangan PMI asal Aceh, baik untuk pengurusan kelengkapan dokumen administrasi seperti SPLP ataupun urusan dengan Pemerintah Malaysia.

Setelah itu, sambil KBRI menunggu surat resmi dari Pemerintah Aceh baik Pemprov ataupun Pemerintah Kabupaten dan Pemerimtah Kota masing-masing daerah yang sudah siap menyatakan permohonan kepada Pemerintah, terkait langkah upaya untuk melakukan pemulangan PMI asal daerah masing masing.

Begitu juga informasi secara detail mengenai poin-poin penting yang perlu ada dalam surat itu akan kami sampaikan langsung ke Pemerintah Kabupaten / Kota terkait.

Datuk Mansyur juga menyebutkan bahwa KBRI meminta Pemerintah di Aceh dapat memberikan jaminan dan diberlakukannya protokol kesehatan Covid-19 yang ketat, ketika PMI ini sampai ke daerah asalnya.

Sedangkan Fahmi M Nasir salah satu perwakilan komunitas Aceh dalam pertemuan dengan KBRI di Kuala Lumpur, pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan pihak Kedubes RI telah membantu memfasilitasi usaha pemulangan PMI asal Aceh maupun juga atas bantuan yang diberikan KBRI kepada komunitas Aceh sepanjang masa PKP diterapkan sejak 18 Maret 2020.

Pihak KBRI juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh rekan-rekan relawan komunitas Aceh yang sudah meringankan beban kerja KBRI Malaysia melalui kerja-kerja kemanusiaan yang kita lakukan selama ini, baik penyaluran bantuan makanan ketika PKP berlangsung ataupun dalam usaha memfasilitasi pemulangan PMI asal Aceh yang akan dilakukan oleh Pemerintah Aceh sesuai dengan amanah UU No. 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, sebut Fahmi.

Selanjutnya Kedua belah pihak Komunitas Melayu Aceh dan KBRI Kuala Lumpur telah sepakat untuk terus merajutkan kerjasama baik dalam bidang sosial dan kemanusiaan serta berbagai bidang-bidang sektor yang lain untuk ke maslahatan WNI yang ada diperantauan negeri jiran Malaysia”. Tutupnya Fahmi M.Nasir Putra Bireuen Geurugok ini. (Iqbal).