banner 700250

Satpol PP dan WH Bireuen Lakukan Penertiban Bangunan Liar

oleh -227 views

banner 700250

banner 700250

Bireuen (AD) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Wilayah Hisbah (WH) Bireuen bereaksi cepat setelah mengetahui adanya bangunan liar yang sedang digarap di pinggiran jalan di kawasan Lapangan VOA. Reaksi cepat dalam penertiban itu turut dibantu TNI dalam membongkar bangunan liar di kawasan tersebut, Rabu (24/6) siang.

Dalam penertiban itu, dipimpin langsung Kasatpol PP Bireuen, Chairullah, SE bersama Pembina Internal Satpol PP, Kapten Arif Tryanto. Puluhan petugas yang hadir, kemudian membongkar rangka kios yang sedang di bangun tanpa adanya perlawanan dari pemiliknya.

banner 700250

Sedangkan sejumlah usaha-usaha lain di sepanjang jalan itu, saat ini belum dibongkar dan masih diberi tenggang waktu selama tiga hari untuk membongkar sendiri oleh pemiliknya.

Seorang pedagang parang sempat meminta waktu satu bulan untuk membongkar tempatnya berjualan atau mencari lokasi lain dalam memenuhi kebutuhan hidup keluargannya. Tak hanya mendengar keluhan pedagang parang itu, Kapten Arief Tryanto langsung membeli parang yang dijual pedagang tersebut, namun memberikan waktu tiga hari untuk membongkar sendiri tempat usahanya.

Kasatpol PP dan WH, Chaidir Abed menyebutkan, tumpukan barang-barang dan kain yang selama ini diletakkan di pinggir jalan sudah diminta untuk dipindahkan. Sementara barang dan kayu-kayu hasil bongkaran itu, di muat dalam truk Satpol PP untuk di amankan, dan bagi pemiliknya bisa mengabilnya kembali di Pendopo Bupati Bireuen.

Terkait pernyataan Camat Kota Juang, Jalaluddin, SE,. MSi kepada awak media baru-baru ini menyebutkan, jika pembangunan kios tersebut berdasarkan hasil kesepakatan Forkopimcam Kota Juang, Geuchik dan para pedagang, yang ditanggapi Chaidir Abet dengan mengatakan berdasarkan hasil rapat perdana Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani, SH, M.Si, Senin lalu, yang dihadiri pula para pejabat, kepala dinas dan camat, meminta agar bangunan liar itu, dibongkar.” Bupati mengatakan, jangan gampang untuk bertindak . tidak dibenarkan dipinggiran jalan tersebut didirikan bangunan liar, dan harus dibongkar,” ujar Chaidir yang saat itu, hadir mengikuti rapat perdana dengan Bupati Bireuen.

Chaidir menyebutkan, setelah itu, pihaknya akan mentertibkan penjual yang menggelar lapak dagangannya di atas tanam depan Rumah Sakit Umum dr Fauziah Bireuen , tentunya, disurati dan diberi waktu oleh Pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Bireuen, yang selanjutnya tim penertiban akan mengarah ke Jalan Ramai serta kawasan lainnya yang dinilai semberaut dan mengganggu arus lalu lintas. Namun demikian gerakan penertiban di Bireuen disebutnya, akan dilaksanakan secara bertahap, pungkasnya. (Maimun Mirdaz).

banner 700250