banner 700250

Ketua DPRK Minta Dukungan Gubernur Soal RS Regional

oleh -189 views

banner 700250

banner 700250

Bireuen (AD) – Ketua DPRK Bireuen, Rusyidi Muktar, S.Sos pada pengambilan sumpah dan pelantikan DR H Muzakkar A Gani, SH, M.Si sebagai Bupati Bireuen difinitif dengan sisa masa jabatan 2017-2022. Acara pelantikan berlangsung di ruang paripurna DPRK Bireuen, Kamis (18/6), Rusyidi Muktar minta dukungan pada Plt Gubernur Aceh untuk pembanguan rumah sakit rujukan Regional Bireuen.

Dalam kesempatan itu, Rusyidi Mukhtar yang akrap disapa Ceulangiek, juga mengharapkan kepada Plt Gubernur Aceh untuk memberikan bantuan khusus terhadap kelanjutan pembangunan gedung DPRK Bireuen, dan gedung Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang mangkrak sejak beberapa tahun lalu.

banner 700250

Dalam Pengambilan sumpah jabatan yang turut dihadiri, mantan Bupati Bireuen seperti Drs. Mustafa A. Gelanggang, dan Ruslan M. Daud yang juga Anggota DPR RI, juga tampak hadir Drs Anwar Idris, Anggota DPR RI, Wakil Ketua DPR Aceh Dailami, S.E, AK, Anggota DPRA Dapil Bireuen, unsur Forkopimda Bireuen, Tokoh Agama, Tokoh Pendiri Kabupaten Bireuen. Para Ketua ketua partai, Sekda Bireuen, para Asisten, Kepala SKPK lingkup Pemerintah Kabupaten Bireuen.

Dihadapan para undangan, Rusyidi Mukhtar meminta seluruh masyarakat Bireuen dimanapun berada agar terus memberikan dukungan kepada Bupati Bireuen.”Untuk itu, mari kita lupakan semua perbedaan yang telah terjadi demi kemajuan Kabupaten ini, di masa mendatang” harapnya Muktar.

Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah, MT dalam sambutannya mengatakan, agar Bupati Bireuen harus mampu menjawab dan membaca situasi dan perkembangan dinamika masyarakat, serta memiliki netralitas dalam menyikapi apa yang terjadi di kabupaten ini.

Dalam kesempatan itu Nova menyebutkan, prinsip utama yang harus dilaksanakan dalam penyelenggaraan good governance adalah transparansi, efisiensi, efektifitas dan akuntabilitas.”Menghindari praktik KKN dalam segala lini kehidupan masyarakat dan pemerintahan,” pintanya seraya minta jajaran Forkopimda, serta semua elemen masyarakat setempat mendukung kepemimpinan Bupati Bireuen yang baru saja dilantik.

Bupati Bireuen, Muzakkar A Gani dalam sambutannya menyebutkan, prosesi pelantikan tersebut bukanlah satu kondisi dan suasana bersukacita atas sebuah prosesi pelantikan jabatan Bupati yang baru saja diikrarkan. Juga tidak ada latar belakang pemilihan yang mengantarkan kami menjadi bupati, dan tidak ada proses persaingan antar calon yang memberi kemenangan kepada kami untuk terpilih menduduki jabatan Bupati Bireuen dalam sisa masa jabatan 2017-2022.”Serta tidak ada rasa bangga bagi kami atas jabatan yang telah diemban mulai hari ini yang dapat melampaui besarnya kebanggaan kami kepada sosok H. Saifannur, selama saya mendampingin beliau sebagai Bupati,” ujarnya.

Dikatakan, dalam kurun waktu masa jabatan dua tahun lima bulan 18 hari, H. Saifannur meninggal dunia pada 19 Januari 2020, sekaligus meninggalkan beban tugas sebagai Bupati Bireuen untuk dia lanjutkan sampai akhir masa jabatan 2017-2022.”Peristiwa inilah yang melatar belakangi terjadinya proses pelantikan Wakil Bupati menjadi Bupati Bireuen sisa masa jabatan 2017-2022 yang telah dilaksanakan oleh Bapak Plt Gubernur Aceh hari ini,” pungkasnya.(Maimun Mirdaz).

banner 700250