banner 700250

Bawang Merah Bisnis Menggiurkan

oleh -676 views

KUALASIMPANG (AD) – Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Yunus, SP menegaskan bahwa, bawang merah merupakan komoditi unggulan dan bisnis menggiurkan sebagai income perkapita masyarakat setempat.

Penegasan Yunus sangat beralasan, bagaimana tidak, dalam satu rante (400 Meter Bujur Sangkar) tanaman Bawang Merah umur tiga bulan, mampu menghasilkan Bawang Merah segar seberat 450 kilogram dengan harga jual kepenampung Rp45 ribu rupiah per kilogramnya. Capaian hasil per Rantenya Rp20.250.000,- per tiga bulan dengan modal kerja 3 jutaan rupiah.

Penghasilan petani Bawang Merah selama tiga bulan dibawah asuhan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) sungguh sangat signifikan untuk menggenjot dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

BACA..  Alokasikan Lahan Pertanian Peruntukkan Eks Kombatan 'GAM'

“Ini adalah trobosan tanpa biaya besar, tapi menghasilkan keuangan bagi masyarakat yang sangat terukur dan menggiurkan. Hari ini masyarakat petani bawang merah sudah merasakan effect domino dan keuntungannya,” papar Yunus pada atjehdaily.id. Jumat 19 Juni 2020.

Tahap pertama, kecamatan Banda Mulia dengan 10 kampung, akan dijadikan sentra produksi bawang merah dikabupaten Aceh Tamiang. Saat ini luas tanam bawang merah mencapai 3 hektar dengan sebaran empat kampung, Paya Rehat, Suka Mulia, Suka Jadi dan Teulaga Meuku Dua. Enam kampung lagi akan menyusul tahun berikutnya.

BACA..  Alokasikan Lahan Pertanian Peruntukkan Eks Kombatan 'GAM'

Masih Yunus, dikatakan bahwa; Rencana tindak lanjutnya akan terus menambah luasan tanam bawang hingga nantinya banda mulia yang terdiri dari 10 kampung akan menjadi sentra bawang yang dipola dengan padi, bawang dan padi.

IDUL FITRI

“Target kita dua tahun kedepan seluruh kecamatan yang berpotensi bisa jadi sentra bawang merah namun kami mau melihat dulu animo petani, yang berminat baru kita kasi bantuannya,” jelasnya.

Terutama itu; untuk daerah utama pengembangan bawang merah selain kecamatan Banda Mulia ada Seruway dan Rantau, kedepannya Bendahara, Karang Baru dan lainnya.

BACA..  Alokasikan Lahan Pertanian Peruntukkan Eks Kombatan 'GAM'

“Pertama semangat, lalu terus belajar menimba ilmu dan berbagi pengalaman dengan yang lain supaya semua petani memperoleh pengetahuan yang sama. Pengolahan tanah serta perawatan menjadi yang terpenting untuk peningkatan produksi bawang, itu kiat agar maju dan berkembang,”.

Begitupun peran PPL sangat utama dan bermanfaat bagi petani bawang. Dan dan mereka berinteraksi dengan baik sehingga hasilnya seperti terlihat saat ini, sudah mampu dan bisa dicapai dengan keuntungan yang sangat signifikan bisa dirasakan petani Bawang Merah. (Syawaluddin)