banner 700250

Desa Meloak Sepakat Salurkan BLT DD Tiga Tahap Sekaligus

oleh -759 views

BLANGKEJEREN (AD) – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk tahap pertama di kecamatan Putri Betung berakhir di desa Meloak Sepakat, dan desa Kute Lengat. Rabu 3 Juni 2020.

Dilansir atjehdaily.id, bahwa; untuk desa meloak Sepakat dana BLT-DD di salurkan berjumlah Rp 1800.000 perkepala keluarga dengan jumlah penerima nya 18 kepala keluarga.

“Masyarakat penerima BLT-DD diberikan untuk tiga bulan sekaligus, agar yang menerima manfaat dari dana desa melalui program BLT-DD bisa mengunakan dana tersebut sebagai modal usaha, baik untuk keperluan bibit maupun lainnya,” jelas Makmur, Penghulu Desa Meloak Sepakat.

BACA..  Jalan Tembus Poros Tengah Lesten – Kaloy Harus Terbangun

Tampak, Makmur dalam menyalurkan BLT-DD di dampingi Kapolsek Putri Betung Ipda Rahmat Syah Pinim, Perwakilan Pos Ramil Putri Betung, Pendamping Lokal desa, Babinsa, Babinkantipmas serta Prangkat desa Meloak Sepakat.

Namun dalam penyaluran BLT tahap satu hingga tahap tiga di desa Meloak Sepakat pihak dari kantor Camat Putri Betung tak terlihat melibatkan diri, sehingga menjadi pertanyaan di masyarakat, karena kurangnya dukungan pihak kecamatan terhadap penyaluran BLT diwilayah yang terimbas Pandemi Covid-19 yang sempat dua warga terinfeksi positif Covid-19 dan kedua sudah sembuh dan saat ini sudah beraktifitas kembali seperti biasanya.

BACA..  Ayah Ishak Yusuf Serahkan Salinan SK Pengurus KSBSI Aceh ke DISNAKERMOBDUK

Abdullah, dari Pendamping Lokal Desa (PLD) kecamatan Putri Betung dalam arahannya sebelum acara penyaluran, mengatakan, dalam penyaluran dana BLT dari anggaran dana desa tahun 2020 tersebut, khusus bagi orang yang tidak pernah menerima bantuan dari pemerintah, baik dari Program BST, PKH, Raskin, Baitulmal dan lainnya. Dan juga seperti prangkat desa, tenaga kontrak, PNS dan TNI-Polri tidak berhak mendapakan dana dari Program BLT.

Untuk itu kepada saudara yang menerima bantuan dari BLT DD ini dapat di manfaatkan dengan baik, dengan jumlah di terima masyarakat selama tiga bulan sekaligus bisa di gunakan untuk modal usaha, baik di bidang pertanian maupun lainnya yang terpenting bermanfaat untuk keluarga.

“Semoga pandemi Covid-19 bisa secepatnya berakhir, sehingga pembangunan desa kita bisa berjalan kembali seperti dulu lagi dan kita juga tidak terhalang untuk beraktifitas serta berpergian keluar daerah tanpa hambatan lagi, paparnya. (M Hasan).