banner 700250

Tokoh Peusangan Raya Bersilaturahmi dengan Elemen Masyarakat

oleh -195 views

banner 700250

banner 700250

Bireuen (AD) – Ratusan tokoh masyarakat Peusangan Raya yang tergabung dalam Ikatan Masyarakat Peusangan Raya (IMPERA) berkumpul dan melakukan silaturahmi ke kediaman H. Mukhlis, A.Md Sabtu malam, (30/05).

Pada saat pertemuan tersebut turut dihadiri oleh berbagai lapisan dan kalangan lintas masyarakat dari pribumi “Peusangan Raya” terlihat ratusan orang itu melakukan silahturahmi sempat berwacana soal pemekaran yang terus mengemuka.

banner 700250

Para tokoh perwakilan masyarakat tersebut sangat berharap supaya Kabupaten Peusangan Raya bisa diwujudkan dan berdiri dengan pisah dari kabupaten Induk Bireuen.

Dalam acara pertemuan silahturahmi dan konsolidasi Pemekaran Peusangan Raya turut hadir Ketua DPRK Kabupaten Bireuen Rusyidi Mukhtar, S.Sos.

Rusyidi dalam pertemuan tersebut melempar wacana pemekaran persiapan Peusangan Raya.

Dalam kesempatannya politisi Partai Aceh ini mengatakan tentang perlunya persiapan usulan pemekaran Peusangan Raya dari Kabupaten Bireuen.

“Kabupaten Bireuen sudah sepatutnya dan sudah tiba masanya perlu dimekarkan, sebagai Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB ) untuk kita bentuk Kabupaten Peusangan Raya,” ujarnya Rusydi.

Lanjutnya, tidak cuma usulan Pemekaran Kabupaten saja, dan kita juga perlu usulkan Kecamatan Peusangan induk juga perlu diperjuangkan untuk dimekarkan menjadi beberapa kecamatan,” kata Rusdy Mukhtar disambut aplaus ratusan tokoh masyarakat yang hadir, dan terdiri dari Keuchik, Mukim dan berbagai tokoh elemen masyarakat lainnya.

Hal yang sama juga diperkuat oleh H. Fakhrurazi, SE.,M.Si yang merupakan Ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA).

“Saya sepakat dalam momentum silahturahmi ini bila kita semuanya kedepan dengan berwacana soal pemekaran, yakni menjadikan Peusangan Raya menjadi kabupaten baru, karena melihat letak geografis Peusangan Raya, baik dari segi potensi wilayah dan sumber daya manusia yang ada di wilayah tersebut sangat memungkinkan dan layak secara bersama kita perjuangkan. Mungkin tahap pertama adalah pemekaran Kecamatan terlebih dahulu,” Sebut putera asli Tanjong Beuridi, Kecamatan Peusangan Selatan ini.

Sedangkan beberapa perwakilan keuchik yang diberi kesempatan menyampaikan usulan aspirasinya, juga berbicara pada umumnya para perwakilan tokoh masyarakat, sangat sepakat menginginkan lahirnya Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Pesangan Raya, karena berdasarkan Historis atau Sejarah Peusangan Raya yang merupakan wilayah “Keurajeun Ampon Chiek Peusangan” serta wilayah Keurajeun Ben Gurugok yang berjumlah tujuh Kecamatan di wilayah timur Kabupaten Bireuen layak menjadi daerah kabupaten baru di pantai timur utara Aceh ini.

Sementara itu dalam pemaparan awal, Ketua IMPERA H. Mukhlis, A.Md juga mengatakan bahwa niat mendirikan wadah tersebut bukan untuk politik praktis, tapi hanya ingin menyatukan tokoh-tokoh Peusangan Raya, supaya potensi Peusangan Raya bisa ditingkatkan, berdasarkan aspirasi masyarakat dan ketentuan hukum yang ada.

“Wadah ini bukan wadah politik praktis, tapi kita ingin mengembangkan potensi wilayah Peusangan Raya supaya bisa bangkit, baik dari segi pendidikan, sosial, ekonomi, budaya, dan adat istiadat sudah saatnya Peusangan Raya mampu bangkit kepermukaan publik,” terangnya Pengusaha Muda konstruksi Bireuen ini yang juga putra pendalam Peusangan.

Untuk itu, dirinya mengucapkan terimakasih kepada para tokoh-tokoh perwakilan masyarakat Peusangan yang telah hadir memenuhi undangan kami.

Saat Pantauan media ini, kegiatan pertemuan IMPERA tersebut turut dihadiri beberapa tokoh penting yang berpengaruh di Aceh, seperti Ir. Razuardi, MT yang saat ini menjabat sebagai ketua BPKS Sabang.

Hadir juga beberapa tokoh penting lainnya Peusangan, serta beberapa anggota DPRK Bireuen dari Dapil di wilayah Peusangan Raya. (Iqbal).