banner 700250

Akdemisi Sorot Pemkab Aceh Besar,  Terkait Fasilitas Ambulan Laut Bagi Warga Pulo Aceh

oleh -286 views

banner 700250

banner 700250

Kota Jantho (AD) – Proses rujukan setiap pasien dari Pulo Aceh ke daratan Ulee Lheu Banda Aceh, warga Pulo Aceh masih menggunakan boet biasa tanpa di fasilitasi dengan ambulan laut oleh pemerintah kabupaten Aceh Besar.

Pilu yang dirasakan masyarakat Pulo Aceh yang bertahun-tahun hanya janji silih berganti Bupati tapi tak pernah menepati janji dalam merealisasikan sebuah armada ambulan laut untuk kebutuhan masyarakat Pulo Aceh.

banner 700250

Padahal ambulan laut kebutuhan dasar bagi masyarakat Pulo Aceh, dan kewajiban Pemkab Aceh Besar memfasilitasinya.

Pelayanan publik bagi masyarakat Pulo Aceh belum berjalan dengan baik, Bupati harus merespon apa yang menjadi kebutuhan khsusunya adalah ambulan laut.

Hal ini disampaikan oleh Usman Lamreung lewat rilisnya kepada media Atjehdayli.id, 28 Mei 2020.

Menurut Usman, kepemimpinan Nawardi Ali sebagai Bupati Aceh Besar harus benar-benar memperiotaskan pelayanan publik bagi warga Kecamatan Pulo Aceh. Warga Pulo Aceh butuh ambulan laut untuk penyebarangan bagi pasien rujukan dan sebuah ambulan yang stamby di pelabuhan Ulee Lheu, agar warga Pulo Aceh terlayani dengan baik, yang selama ini masih sangat terbeban bila ada yang sakit parah di rujuk ke rumah sakit Banda Aceh.

“Seharusnya terlayani namun fasilitas tidak ada, mau tidak mau warga Pulo Aceh harus menanggung sendiri seluruh biaya trasportasi laut dan ambulan di darat saat menuju ke rumah sakit, seharusnya tanggung jawab Pemkab Aceh Besar,” ujarnya Usman.

Janji yang pernah di sampaikan bupati dihadapan masyarakat Pulo Aceh dan juga melalui media harus benar-benar direalisasikan dengan pembuktian, bukan janji-janji, tapi realisasi. “Pelayanan publik di bidang kesehatan segera di fasilitasi oleh Pemkab Aceh Besar bagi Warga Pulo Aceh,” terang Usman.

Lanjutnya, Pulo Aceh dalam pelayanan publik sangat memprihatikan, baik pelayanan kesehatan, pendidikan, dan keperluan administrasi lainnya harus terdata.

Seharusnya, lanjut Usman, Pemerintah Aceh Besar harus peka terhadap berbagai persoalan di wilayahnya, khususnya yang berdekatan dengan Kota Banda Aceh, supaya ketimpangan pembangunan dan pelayanan tidak tajam.

Bupati harus merespon dengan realisasi berbagai program dan kebutuhan bagi warga di Pulo Aceh khusus bidang Kesehatan dan Pendidikan, bukan lagi janji, tapi implementasi, pungkas Usman Lamreung. (Rls/Dw).