banner 700250

Catat! Mulai 21 Mei Angkutan Umum Dilarang Masuk Aceh

oleh -2.911 views

banner 700250

banner 700250

Banda Aceh (AD)- Mulai tanggal 21 Mei 2020 jam 10.00 Wib, semua jenis angkutan umum dari wilayah Sumatera Utara (Sumut) yang hendak masuk ke Aceh akan diputar balik.

Hal ini dilakukan, mengingat pada tanggal 21 hingga 23 Mei 2020, akan terjadi ledakan arus mudik. Dimana banyak Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja diluar negeri kembali ke Indonesia.

banner 700250

“Keputusan ini diambil, setelah hasil rapat Zoom Meeting dengan Menkopolhukam, Menko Maritim, Kasatgas Percepatan Penanggulangan Covid -19, Doni Manardo, yang juga dihadiri seluruh Panglima Kodam l, Kapolda serta Kadishub seluruh Indonesia memutuskan, bahwa PROGRAM MUDIK tetap harus dilaksanakan secara konsisten,” ungkap Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol Dicky Sondani, Selasa 19 Mei 2020.

Dikatakan Dirlantas, juga, mudik pada tahun ini sangatlah berbahaya, karena dapat memicu terjadinya serangan kedua Covid -19 terhadap masyarakat pasca lebaran. Apalagi korban Covid -19 di Indonesia terus bertambah. 

Sementara itu, untuk penumpang kendaraan pribadi yang  hendak masuk ke Aceh, akan diminta surat keterangan bebas Covid -19 setelah dilakukan Rapid Tes. “Apabila tidak ada surat keterangan tersebut, maka kendaraannya akan diarahkan putar balik ke wilayah Sumut.”

Lanjut Dicky menjelaskan, kebijakan ini diambil, mengingat Protokol Kesehatan di Aceh masih belum maksimal, dimana masyarakat masih banyak tidak menggunakan masker saat keluar rumah dan tidak menerapkan Physical Distancing dalam kehidupan sosial. Ini sangat sangat berbahaya dalam penyebaran virus Covid -19 di Aceh.

“Berdasarkan hal tersebut, kami perintahkan kepada pemilik angkutan umum untuk tidak mengoperasionalkan lagi kendaraannya menuju Medan,” tegas Dirlantas.

Selain itu, ia juga menambahkan, untuk angkutan umum antar kabupaten masih boleh beroperasional di Aceh. Dengan syarat, semua supir dan penumpang wajib menggunakan masker. Karena disetiap Check Point akan di check suhu tubuh oleh petugas medis dari Puskesmas. Demikian juga dengan penumpang yang akan berangkat di terminal.

“Saat ini Aceh masih dalam kondisi bukan zona merah, namun apabila arus mudik masuk ke Aceh tidak terkontrol, maka akan terjadi penyebaran Covid -19 yang lebih besar,” imbuhnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya hal tersebut, kita akan memperketat penjagaan di wilayah perbatasan Aceh Tamiang, Aceh Singkil, Sulussalam, dan Aceh Tenggara.

“Kami menghimbau warga dari luar Aceh yang akan mudik ke Aceh, untuk saat ini jangan dilaksanakan. Dari pada capek-capek dari medan, setibanya di perbatasan Aceh-Sumut akan diputar balik oleh petugas,” demikian tutup Dirlantas Polda Aceh. (AF)