banner 700250

Lakukan Pelecehan Seksual, Pria Ini Ditangkap Polisi

oleh -284 views

banner 700250

banner 700250

Banda Aceh (AD)- HM (40) pemilik Kartu Tanda Penduduk (KTP) salah satu Gampong di Kecamatan Kuta Raja, Banda Aceh, ditangkap Polisi karena telah melakukan pelecehan seksual terhadap SU (41) warga yang sama.

Kejadian yang menimpa korban tersebut, terjadi pada hari Senin 20 April 2020, sekitar jam 03.00 Wib dini hari dirumah korban.

banner 700250

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kasat Reskrim AKP M. Taufiq, SIK, MH didampingi Kanit PPA Ipda Puti Rahmadiani, S.TrK mengatakan, kejadian pelecehan seksual yang menimpa korban SU, terjadi pada saat sedang tertidur dikamarnya.

“Korban pada saat kejadian sedang tertidur dikamarnya, tiba-tiba pelaku HM langsung masuk kerumah korban dan menuju ke kamar serta melakukan pelecehan terhadap korban dengan cara meraba – raba tubuhnya,” ungkap Kasat Reskrim, Senin 18 Mei 2020.

Kemudian, korban secara tiba-tiba terbangun dari tidurnya dan mencoba mengejar pelaku yang sudah berada di ruang tamu dalam posisi tidak menggunakan busana, namun pelaku berhasil melarikan diri melalui pintu belakang rumah korban.

“Karena korban takut dianiya oleh pelaku, korban pun berteriak meminta bantuan tetangga, namun pelaku telah melarikan diri. Akan tetapi, korban sudah mengenali pelaku yang merupakan tetangganya sendiri,” kata Taufiq.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkan ke Polresta Banda Aceh sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LPB/194/IV/YAN.2.5/2020/SPKT tanggal 20 April 2020 guna dilakukan tindakan lebih lanjut.

“Berdasarkan LPB yang dilaporkan oleh korban, kami membentuk tim untuk mengungkap keberadaan pelaku dengan melengkapi mindik sesuai dengan prosedur hukum,” ujar Taufiq.

Keberadaan pelaku akhirnya tercium oleh personel PPA Sat Reskrim Polresta Banda Aceh dan Kanit PPA beserta personel langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku HM pada hari Jumat 15 Mei 2020 di kawasan Komplek Budha Suchi, gampong Panteriek, Banda Aceh.

“Pelaku dijerat dengan Pasal 46 Qanun Nomor 6 tahun 2014, setiap orang yang dengan sengaja melakukan Jarimah pelecehan seksual, diancam dengan ‘Uqubat Ta’zir cambuk paling banyak 45 kali atau denda paling banyak 450 gram emas murni atau penjara paling lama 45 (empat puluh lima) bulan,” pungkas M. Taufiq. (AF)