banner 700250

‘Bunga’ Diancam Bunuh Lalu Diperkosa

oleh -322 views

banner 700250

banner 700250

KUTACANE (AD) – Sebut saja Bunga (nama samaran) 20 tahun, warga desa Pinding, kecamatan Bambel Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh. Di malam naas, Sabtu, 4 April 2020. Bunga diancam bunuh oleh dua orang lelaki dengan menggunakan pisau.

Pelaku menarik rambut Bunga, lalu memukul dan menunjang korban hingga terjerambab, barulah selanjutnya bunga diperkosa digubuk kebun milik warga desa Cingkam Meranggun, Kecamatan Lawe Alas. Pada malam itu.

banner 700250

Pengakuan Bunga pada ajehdaily.id, pada malam Sabtu itu, sekitar pukul 10:45 WIB dia ditelpon pacarnya, bernama Bambang, 24 tahun warga desa Simpang Empat kecamatan Lawe Alas. Digubuk tempat kejadian lokasi Bunga diperkosa.

Pada awalnya Bunga menolak, sebab lokasi tempat bertemunya juga disebuah gubuk kebun milik warga jauh dari rumah penduduk apalagi saat itu sudah hampir pukul 11:00 WIB.

Namun karena sang pacar yang menyuruh, Bunga menuruti meski dengan hati yang berat. Sesampai bunga dilokasi kejadian, Bungapun ketemu Bambang, namun Bambang minta ijin sebentar untuk membeli sesuatu.

Sepeninggal Bambang datanglah dua lelaki (satu memakai seibu dan satunya tidak) lalu lelaki yang memakai seibu bertanya pada Bunga “mana pacarmu” lalu Bunga menjawab “keluar sebentar” saat itulah pelaku tidak membuang buang waktu, lelaki yang menggunakan seibu tersebut memperkosa Bunga hingga berulang kali hingga korban pingsan dengan ancam pisau dileher Bunga.

Sudah puas melampiaskan nafsu bejatnya, lelaki yang memakai seibu itupun pergi. Tak lama kemudian lelaki yang tidak memakai seibu kabur dengan membawa handphone milik Bunga.

Selang beberapa saat lelaki yang memakai seibu tadi balik lagi kelokasi kejadian, lalu dia beetanya pada Bunga “kemana kawan ku” lalu bunga menjawab “Sudah pergi Cek, tolong saya Cek, dia bawa handphone saya” dijawab lagi oleh pelaku yang memakai seibu “diam kau” sejurus dengan kata itu, pelaku menunjang lagi korban hingga terjerambab.

Dengan kondisi setengah sadar, Bunga merangsek membawa sepeda motornya, lalu sampai didesa Kran tepatnya dipos Covid-19 desa setempat, Bunga pingsan lagi, setelah sadar bunga disuruh pulang kerumah dan diberi uang sebesar Rp.15 ribu rupiah oleh petugas untuk beli minyak sepeda motornya.

Yang aneh dan janggal dari kejadian tersebut, sampai Bunga diperkosa dan disiksa lalu berita ini dilansir, Bambang sang pacar Bunga tidak pernah nampak, apalagi menjumpai Bunga.

Lalu pada hari Rabu, 6 Mei 2020 Bunga beserta Ibu dan keluarganya melaporkan kejadian tersebut pada Poksek Kecamatan Lawe Alas. Namun hingga saat ini belum ada para pihak pelaku dipanggil kepolisian.

Samin 56 tahun Pakcik Bunga minta kepada pihak Polsek Lawe Alas untuk segera memproses laporan pemerkosaan atas diri Bunga.

Sebab disamping kerugian Kehormatannya, juga pencurian Handphone dan penyiksaa atas diri Bunga, apalagi Bunga adalah keluarga yang kehidupannya pas pasan.

“Jemput paksa dan atau tangkap Bambang (pacar bunga) kenapa setelah dia panggil Bunga lalu mereka bertemu, Bunga ditinggalkan, lalu kok bisa dalam hitungan menit datang dua orang lelaki menyiksa, memperkosa lalu merampas handphone milik Bunga, jika ini didiamkan, kita akan lanjutkan pengaduan ini kejenjang yang lebih tinggi,” pungkas Samin. (Syawaluddin)