banner 700250

Hujan Deras, 2 Kecamatan di Pidie Jaya di Kepung Banjir

oleh -120 views

banner 700250

banner 700250

Pidie Jaya (AD) – Sejumah Kecamatan di Kabupaten Pidie Jaya di kepung banjir akibat hujan deras yang mengguyur, Sabtu (09/05/20).

Pantauan media ini, dua kecamatan di Pidie Jaya mengalami banjir yaitu Kecamatan Meureudu dan Kecamatan Meurah Dua.

banner 700250

Titik banjir di gampong pante beureune, dayah usen dan dayah kruet di kecamatan meurah dua sedangkan di kecamatan meureudu meliputi gampong meunasah lhok, mesjid tuha dan gampong ……

Lokasi banjir yang paling parah di gampong pante beureune, dayah usen dan gampong teupin pukat kecamatan meurah dua, tinggi air nya mencapai 1.5 M. Beberapa warga lansia dan orang sakit terpaksa di evakuasi petugas dari BPBD dan PMI.

Cek Mad, salah seorang warga Meurah Dua mengatakan, Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua sudah menjadi langganan banjir sejak bertahun-bertahun, ini diakibatkan krueng meureudu tidak pernah di normalisasi.

Kondisi kami masyarakat di dua kecamatan ini sangat memprihatinkan, kata Cek Mad, sedikit hujan saja kondisi gampong kami sudah banjir, ujarnya.

Menurutnya, krueng meureudu perlu di naturalisasi atau di normalisasi, kalau ini tidak dilakukan oleh pemerintah daerah dan BPDAS dua kecamatan ini akan jadi langganan banjir.

Krueng meureudu sudah sangat dangkal dan perlu pengerokan dan pelebaran untuk menambah kapasitas air saat hujan turun, tuturnya.

Dikatakan Cek Mad, mau naturalisasi atau normalisasi, pelebaran krueng meureudu tetap mesti dilakukan, kalau tidak kasian masyarakat di dua kecamatan tersebut, katanya.

Sementara itu, Plt Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Jaya, Okta Handipa.ST. M. Arch mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk turun ke lokasi banjir, serta akan lakukan pendataan masyarakat yang terdampak banjir.

β€œTim sudah siap gerak dan telah siaga sejak kemarin mengingat intensitas hujan yang sengat tinggi dan kami akan mendata langsung masyarakat yang terpapar banjir,” pungkas Okta. (TS).