banner 700250

Aktivis Dorong Polda Aceh Usut Tuntas Hingga Ke Akar-Akarnya

oleh -198 views

banner 700250

banner 700250

Banda Aceh (AD)- Aktivis Aceh Darnisaf Husnur, mengaku sangat mendukung penuh upaya Polda Aceh mengusut laporan salah satu pengusaha di Aceh, yang melaporkan kasus dugaan pemerasan dan pengancaman melibatkan Pengamat Politik dan Keamanan Aceh, Aryos Nivada.

Menurut Danisaf Husnur, semua pihak perlu memberikan dukungan penuh dan dorongan kepada aparat penegak hukum, agar membongkar semua kasus terkait proyek di Aceh.

banner 700250

“Kita selaku masyarakat Aceh, mendorong agar aparat penegak hukum mengusut hingga tuntas kasus yang melibatkan Aryos Nivada, termasuk semua jaringan yang ada di belakangnya,” kata Darnisaf Husnur kepada media, Rabu 6 Mei 2020.

Pria yang juga akrab disapa Bang Saf ini menjelaskan, selama ini masyarakat sering mendengar desas-desus mengenai komitmen fee proyek, hanya saja belum ada bukti terkait desas-desus yang berdedar di masyarakat tersebut.

“Nah, hari ini sudah ada salah satu bukti bahwa mengenai komitmen fee proyek itu memang benar adanya, dan ini sangat meresahkan. Berdasarkan hal tersebut, kita mendorong pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas hingga ke akar-akarnya. Kita pasti mendukung sepenuhnya,” tegas Bang Saf.

Selain itu, mantan Aktivis Referendum Aceh tahun 1999 ini sangat yakin bahwa para penyidik Polda Aceh di bawah kepemimpinan Kapolda Wahyu Widada, tidak akan tergiur dengan berbagai tawaran pihak yang ingin melemahkan penegakan hukum.

“Kita membaca, dan melihat tentang riwayat karir Pak Kapolda Aceh yang baru ini, ternyata memang spesialis membongkar kasus-kasus korupsi. Jadi, kita sangat percaya penyidik Polda Aceh akan menuntaskan kasus ini hingga selesai,” harapnya.

Sebelumnya, Pengamat Politik dan Keamanan Aceh yang juga akademisi Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Aryos Nivada, dilaporkan ke Polda Aceh terkait kasus dugaan pemerasan dan pengancaman terhadap salah satu pengusaha.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Media ini, Terlapor Aryos Nivada adalah salah satu Penasihat Khusus (Pensus) Gubernur Aceh meminta Rp 50 juta kepada Pelapor Irsanniadi.

Karena tidak terima, akhirnya Pelapor, Irsanniadi melaporkan hal tersebut ke Polda Aceh. Meskipun kejadian tersebut terjadi pada Oktober 2019 lalu, Irsanniadi baru melaporkan dugaan Pemerasan dan Pengancaman itu pada 2020.

Alasan Irsanniadi baru melaporkan peristiwa tersebut, karena sebelumnya ia mengaku khawatir kepada Aryos yang berstatus Pensus Gubernur. (AF)