banner 700250

Dewan Desak Pemerintah Aceh Segera Kirimkan Bantuan ke Malaysia

oleh -61 views

banner 700250

banner 700250

Banda Aceh (AD)- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh mendesak Pemerintah Aceh segera mengirimkan bantuan kepada warga Aceh yang saat ini mengalami krisis makanan dan terancam kelaparan, di Negeri Jiran Malaysia.

Desakan tersebut disampaikan Anggota DPRA Sulaiman SE, menanggapi kondisi masyarakat Aceh di Malaysia yang kini nasib nya sungguh sangat memprihatinkan.

banner 700250

“Bapak Plt Gubernur Aceh, tolong dengarkan jeritan penderitaan rakyat Aceh yang saat ini mulai memprihatinkan di Malaysia. Warga Aceh disana adalah pahlawan bagi negara kita, mereka itu pahlawan devisa,” kata Sulaiman SE, Minggu 19 April 2020.

Menurut Politisi Partai Aceh (PA) tersebut, selama ini warga Aceh yang menjadi TKI di Malaysia, menjadi bagian penopang ekonomi Aceh. “Sangat miris rasanya ketika kondisi krisis ditengah wabah seperti ini, Pemerintah Aceh tidak peduli kepada mereka,” ucapnya.

Selain itu, Anggota DPRA Fraksi Partai Aceh ini mengaku heran dengan Plt Gubernur Aceh, anggaran Rp1,7 triliun yang disiapkan oleh Pemerintah Aceh untuk penanganan kasus covid -19, tapi tidak segera digunakan untuk mengirim bantuan kepada rakyat Aceh di negeri Malaysia.

“Dari pengakuan salah satu tokoh Aceh di Malaysia, mereka sudah meminta bantuan kepada Pemerintah Aceh. Saya juga baca, ada dua pilihan yang menurut mereka memungkinkan, mengirim bantuan ke Malaysia agar mereka tidak kelaparan atau menjemput mereka pulang. Tapi dari berapa hari lalu hingga saat ini, Pemerintah Aceh belum merespon,” ungkap Sulaiman.

Lebih lanjut, Putra Aceh Besar ini juga mempertanyakan terkait rincian anggaran penanganan covid -19. Anggaran yang melimpah tersebut, kata Sulaiman, akan sangat rawan dikorupsi jika tidak disampaikan ke publik.

“Saya bahkan berfikir, kenapa Pemerintah Aceh tidak mengambil sedikit dana penanganan covid -19 itu, untuk digunakan menjemput semua warga Aceh yang ada di Malaysia. Jangan sampai saat mereka terdesak nanti disana, lalu berbuat macam-macam, nama Aceh yang rusak,” paparnya.

“Bukan tidak mungkin, warga Aceh bergerak ramai-ramai, melakukan sesuatu yang tidak diinginakan, seperti disampaikan tokoh Aceh di Malaysia, Tgk Bukhari. Maka sebelum itu terjadi, Pak Nova Iriansyah harus segera bertindak memulangkan mereka ke Aceh demi kebaikan semuanya.”

Sulaiman juga berharap, jangan sampai keterlambatan Pemerintah Aceh menimbulkan kekacauan akibat kondisi yang sudah sangat memprihatinkan.

“Sekarang sudah terlalu banyak persoalan menumpuk yang belum diselesaikan, mudah-mudahan kita doakan Pak Plt Gubernur Aceh segera menyelesaikan semuanya dengan baik, agar rakyat tidak semakin membenci Pemerintah Aceh. Kita DPRA akan terus mengingatkan demi kebaikan Aceh,” demikian tutup mantan Ketua DPRK Aceh Besar dua periode ini. (AF/R)