500 Catatan ODP dan Save Monitoring di Aceh Utara

oleh -45 views
example banner

banner 700250

Lhoksukon (AD) – Empat mahasiswa dari dalam negeri yang kuliah di salah satu universitas di Surabaya pulang Gampong halaman di Aceh Utara dan ke empat mahasiswa tersebut harus melaporkan indentitasnya di Posko Gugus penanganan virus Corona (Covid – 19) di Landeng bertempat di kantor BPBD Aceh Utara, Minggu malam (29/3).

Kepala Dinas Kesehatan Amir Syarifuddin,SKM didampingi oleh Kepala Pelaksana BPBD Drs Amir Hamzah mengatakan menghadapi Corona virus (Covid – 19) kita harus mengantisipasi setiap masyarakat yang pulang dari dalam negeri maupun luar negeri ke Kabupaten Aceh Utara dimana malam ini ada empat mahasiswa yang baru pulang dari Surabaya dan keempat mahasiswa tersebut langsung melapor ke posko gugus penanganan virus Corona.

Lanjut Amir, keempat mahasiswa tersebut yang kita takutkan karena daerah mereka pulang itu daerah endemis, sehingga virus yang ada disana kita takutkan ada dibawak pulang oleh mahasiswa kita yang kuliah disana.

“Kita antisipasi jauh jauh hari sampai malam ini bagaimana kita bawak anak kita yang baru datang kesini dia bisa terselamatkan, keluarga tidak terkontaminasi dan 14 hari kedepan mudah mudahan virus itu tidak dibawak pulang kemari, sehingga penyelamatan Aceh Utara ini bisa diselamatkan oleh sistim yang kita lakukan pada malam ini,” ujar Kadinkes Aceh Utara.

Tambahnya, Keempat mahasiswa ini kuliah di Surabaya mereka pulang karena sudah libur kuliah dan mau dekat dengan bulan Ramadhan, begitu pulang Gampong karena mereka putra putri kita, mereka merupakan warga kita maka kita wajib menerima mereka. Tapi mereka wajib kita kawal sebagai Orang Dalam Pengawasan karena mereka pulang dari tempat terjangkit.

“Jadi 14 hari kedepan kita monitor mereka,” ucap Amir.

Sejauh ini lanjutnya, ada catatan sama kita baik yang ODP maupun yang Seve monitoring itu sudah di atas 500. Dari 500 tersebut ada mahasiswa dan ada juga masyarakat, ada dari dalam negeri maupun luar negeri.

Dirinya menghimbau untuk masyarakat khususnya yang baru pulang dari dalam negeri maupun luar negeri yang pertama yang kita harapkan kepada mereka dimana mereka bisa karantina sendiri secara mandiri yaitu menjaga kebersihan dia sendiri di rumah tanpa bersentuhan dengan keluarganya untuk 14 hari kedepan.

Untuk kita memonitoring atau mengevaluasi ada tidaknya virus tersebut. Nah, setelah 14 hari mereka bisa beraktivitas seperti biasa lagi, sebut Amir.

Harapan kedua selama mereka 14 hari itu mereka tetap beraktivitas seperti olahraga untuk menjaga fisik dan mengkonsumsi makanan yang bergizi.

Tetapi mudah mudahan kedepan khusus ODP dua hari atau tiga hari kedepan, ODP itu yang terlah tercatat akan kita karantina kan ditempat khusus yang diharapkan oleh pemerintah yang telah disediakan yaitu di Blang Ado itu harapan pemerintah, pungkasnya Kadinkes Aceh Utara Amir Syarifuddin,SKM.

Dalam kegiatan tersebut turut dilibatkan Kabid P2PL dinas kesehatan, staf BPBD Aceh Utara, anggota KNPI Aceh Utara, dan staf dinas kesehatan kita libat juga dan tim pemeriksaan dr Rahmat Umri. (021).

banner 700250