Kuburan Massal Korban Covid-19, Nalar Pemprov Aceh Dinilai Pingsan

oleh -26 views
example banner

banner 700250

Lhokseumawe (AD) – Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh (BEM FH Unimal) angkat bicara soal Kebijakan Pemerintah Aceh soal persiapan tanah untuk kuburan massal korban virus covid-19, hal ini menuai kontroversi, itu dikarenakan Pemerintah Aceh dianggap sudah seperti tidak punya gagasan lain.

Hal ini disampaikan oleh Mahasiswa yang tergabung dalam BEM FH Unimal Lewat siaran pers kepada media, Minggu (29/3). BEM FH Unimal menilai Pemprov Aceh sudah kehilangan gagasannya.

“Gagasan Pemerintah Aceh sudah hilang akal, ataukah nalar mereka telah pingsan?, dengan mereka menyiapkan kuburan massal pertanda mereka anggap Aceh ini sudah garis merah soal Covid-19,” Kata BEM FH Unimal, melalui Kepala Departemen Advokasi Dan Kajian Strategis, Arwan Syahputra.

Tak hanya itu, Mahasiswa yang akrab di sapa Bung Arwan juga menganggap persiapan tanah untuk kuburan itu tidak tepat.

“Masih banyak cara preventif yang bisa dilakukan oleh Pemprov Aceh, seperti memperkuat gugus tugas pencegahan dan penanganan covid 19, yang di amanahkan oleh Kepres no 19 tahun 2020,”sebut Bung Arwan.

Lanjutnya, upaya lain yang bisa dilakukan oleh pemerintah Aceh juga banyak.

“Fungsikan dan perintahkan dinas kesehatan provinsi, dan bangun koordinasi di setiap kabupaten/kota, agar semua puskesmas bergerak, semprotkan disinfektan, berikan cairan han sanitizer dan masker tiap rumah yang sudah ODP, dan berikan pedoman pencegahan Covid-19 di setiap rumah, agar masyarakat teredukasi dengan baik.Usul Mahasiswa Hukum yang berkonsentrasi tata negara ini.

Ia mendesak agar persiapan pembelian tanah itu harus di batalkan. Karena jika diteruskan itu bukti pasrahnya Pemprov Aceh, Aceh itu dikenal syariah, maka usaha dan ikhtiar itu wajib ditingkatkan, adanya kuburan massal itu menyayat harti rakyat karena terkenang dengan bencana tsunami Aceh Pada tahun 2004.

Sebelumnya, Dilansir dari media serambinews.com, Jubir Covid-19, Saifullah Abdul Gani atau yang akrab SAG, menyampaikan, Pemerintah Aceh saat ini terus melakukan berbagai upaya untuk pencegahan dan penanganan virus Corona atau Covid-19 di Aceh. Ujar Bung Arwan.

Tidak menafikan, Pemerintah Aceh juga sudah menyiapkan tanah untuk kuburan massal jenazah warga yang positif Covid-19.

“Satu hal mungkin tidak menyenangkan, tapi saya ingin menyampaikannya, bahwa Pemerintah Aceh sedang menyiapkan tanah untuk lokasi pemakaman jenazah korban virus Corona,” kata SAG dalam live konferensi pers, Sabtu (28/3/2020). Pungkasnya Kepala Departemen Advokasi dan Kajian Strategis, BEM FH Unimal, Arwan Syahputra. (Rls).

banner 700250