banner 700250

Menindaklanjuti Surat Edaran dari Kemendikbud RI, Ini Yang Disampaikan Kadisdikbud Bireuen

oleh -74 views

Bireuen (AD) – Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Bireuen Drs M Nasir, M.Pd pada media ini, Rabu (25/3) menyampaikan terkait dengan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tentang Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tertanggal 24 Maret 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Diseases (COVID-19) yang membatalkan penyelenggaraan UN Tahun 2020 dan beberapa kebijakan lainnya.

Tentu kita semua harus siap menyikapi hal ini sebagaimana mestinya bagi kenyamanan dan ketertiban masyarakat dalam upaya Pemerintah melakukan Penanggulangan penyakit wabah Virus Corona (Covid-19), ujar Kadisdikbud Bireuen.

Dirinya juga kembali mengingatkan para siswa agar selalu tetap fokus dalam belajar, dan begitu juga para orangtua supaya bisa selalu mendampingi dan mengawasi serta memfasilitasi putra dengan benar bagi putra dan putrinya yang saat ini lagi belajar di rumah secara mandiri.

BACA..  Jalan Tembus Poros Tengah Lesten – Kaloy Harus Terbangun

“Kami berharap walaupun UN dibatalkan, tapi para siswa yang kini belajar di rumah selalu fokus dan bersungguh-sungguh dalam belajar, jangan hanya karena UN dibatalkan justru para siswa tidak lagi belajar saat Pemerintah memberikan ruang belajar dirumah sementara ini terkait permasalahan akan pencegahan Covid-19,” harap M.Nasir.

Lanjutnya, kegiatan belajar itu tentu bukan hanya untuk Ujian Nasional(UN), tetapi lebih jauh dari itu agar dapat meningkatkan kompetensi dasar dan kemampuan potensi diri para siswa, sehingga memiliki daya saing serta mampu berkompetisi secara utuh dipasar Global, di era digitalisasi seperti zaman sekarang ini.

Dirinya juga kembali berharap dan mengingatkan kepada para orangtua/wali murid dan masyarakat luas (Publik), supaya kedepannya bagi setiap wali murid tetap mengontrol dan mengawasi, memfasilitasi serta membina perkembangan anak-anak kita yang saat ini masih diliburkan untuk belajar di rumah dengan semaksimal mungkin sesuai anjuran Pemerintah.

Tambah M Nasir, tugas wali murid dan masyarakat bisa memonitoring dan melakukan evaluasi secara kekeluargaan dengan tidak membiarkan anak anak kita keluyuran dan pergi dari rumah tanpa ada suatu tujuan yang jelas yang tidak positif dan tidak sepengetahuan orangtuanya.

“Jangan justru dengan batalkanlya UN diliburkan sekolah oleh Pemerintah, mereka para murid dan orang membiarkan kesempatan hanya untuk menghabiskan waktu dengan sia-sia, apalagi cuma nongkrong-nongkrong atau ngobrol ngobrol di Cafe dan Warkop dengan Hp, Warnet dan Play Station serta tempat-tempat hiburan lain yang tidak termotivasi dalam mendorong mereka untuk aktif belajar saat berada dirumah bersama orang tuanya,” bebernya.

BACA..  Ayah Ishak Yusuf Serahkan Salinan SK Pengurus KSBSI Aceh ke DISNAKERMOBDUK

Saya selaku Kadisdikbud Bireuen meminta kepada Kepala Sekolah dan Guru juga tetap harus bersemangat untuk terus memantau dan mengontrol siswa yang menjadi tanggung jawabnya, baik melalui fasilitas belajar Online maupun melakukan Home visit serta bagaimana menyiapkan materi pembelajaran yang sederhana yang bisa mudah dipahami para murid.

Dan bila memungkinkan dapat diberikan tugas tugas tambahan sederhana yang dapat mendorong motivasi minat aktivitas kegiatan belajar yang bermakna, sebagai langkah upaya memberikan sikap kemandirian yang optimis belajar di rumah dalam meraih cita cita masa depan anak bangsa kita selaku regenerasi melenial yang tetap berteguh pada prinsip menguasai Imtaq dan Imtek, bagi kita yang hidup di Akhir Zaman ini. Tutupnya Kadisbud Drs M Nasir, M.Pd. (Iqbal).