banner 700250

Pernah Kontak dengan Suspect Korona, 1 Dokter dan 8 Paramedis RSUD Meulaboh Dikarantina

oleh -128 views

banner 700250

banner 700250

MEULABOH – Seorang orang dokter spesialis dan delapan orang paramedis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, menjalani karantina mandiri selama 14 hari ke depan. Sementara waktu, mereka tidak diperbolehkan bertugas melayani pasien selama dua pekan ke depan.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat, Susi Maulhusna mengatakan, sembilan karyawan rumah sakit milik pemerintah itu harus menjalani karantina karena pernah menangani satu orang pasien suspect virus korona atau memiliki gejala mirip dengan terinfeksi korona.

banner 700250

“Mereka sebelumnya menangani satu orang pasien dengan gejala mirip terinfeksi virus korona,” kata Susi Maulhusna, Sabtu (21/3/2020).

Susi menjelaskan, pasien asal Jawa Barat sebelumnya pernah berobat ke poli umum di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh pada Rabu (18/3/2020) lalu. Kini pasien sudah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Banda Aceh.

Pada Jumat (20/3/2020) sore, pasien yang sempat diobati tersebut kemudian terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit tingkat IV Denkesyah Meulaboh, karena diduga terinfeksi virus korona. Sebelumnya pasien juga memeriksakan diri ke Rumah Sakit Harapan Sehat Meulaboh pada hari yang sama.

Dia menambahkan, meskipun menjalani karantina mandiri, seorang dokter dan delapan orang paramedis tersebut sampai saat ini masih dinyatakan dalam kondisi sehat. Apabila seorang pasien diduga terinfeksi korona itu dinyatakan negatif korona, maka mereka diperbolehkan kembali bertugas melayani pasien.

“Dokter dan paramedis ini tidak bisa melayani pasien selama dua pekan ke depan dan harus menunggu hasil pemeriksaan pasien yang diduga terinfeksi korona,” kata Susi.

Susi Maulhusna juga menyatakan sejauh ini pelayan medis di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat masih berjalan normal seperti biasanya. Paramedis juga sudah diberikan pemahaman agar menjaga kesehatan dan melindungi diri selama bertugas.(red)

banner 700250