banner 700250

Abi Muhib Sebagai Partai Pengusung PDA Siap Dampingi Nova Iriansyah

oleh -310 views

banner 700250

Banda Aceh (AD) – Ketua Partai Daerah Aceh (PDA) Teungku Muhibbussabri, A. Wahab (Abi Muhib) menyatakan kader partainya siap mendampingi Plt. Gubenur Aceh, Nova Iriansyah sebagai Wakil Gubernur Aceh periode 2017-2022.

“Sebagai partai pengusung dan jika dipercayakan untuk mendampingi Nova Iriansyah menduduki kursi Aceh 2 (Wakil Gubernur) ya, harus siap,” kata mantan Anggota DPRA Teungku H. Muhibbussabri A. Wahab pada jumpa pers di Aceh Besar, Senin 13 Januari 2020.

banner 700250

Ia menegaskan, secara politis kader partainya tidak ambisius menduduki kursi Wakil Gubernur Aceh, namun jika amanat tersebut dipercayakan, sebagai partai pengusung pihaknya siap mengembankan amanah tersebut untuk mengabdi kepada rakyat.

“Saya tegaskan, kami tidak ambisius dan sampai sekarang partai pengusung belum pernah membahas siapa sosok yang mendampingi Nova pada sisa jabatan tersebut,” katanya.

Abi Muhib juga menyampaikan, pihaknya akan mendukung penuh siapa pun calon Wakil Gubernur Aceh yang diusul oleh partai pengusung untuk mendampingi Nova Iriansyah.

“Semua partai pegusung berhak mengusulkan calon Wakil Gubernur Aceh dan siapa pun Wakil Gubernur yang dipilih untuk mendamping Nova Iriansyah kami hormati dan kami taati,” tegas Abi Muhib.

Ia juga mengajak masyarakat Aceh untuk mendoakan Gubernur Aceh non aktif Irwandi Yusuf agar bebas dari segala tuntutan dan bisa kembali memimpin Aceh pada masa jabatan periode 2017-2022.

Gubernur Aceh non aktif Irwandi Yusuf ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tanggal 03 Juli 2018 terkait pengalokasian dan penyaluran Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Tahun Anggaran 2018.

Kemudian, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo melantik Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh pada, Senin 9 Juli 2019 di Jakarta.

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah diusung lima partai politik yakni, PNA, Partai Demokrat, PDI-P, PDA dan PKB.

Selanjutnya, Gubernur Aceh non atif Irwandi Yusuf melalui kuasa hukumnya melakukan kasasi usai kalah banding di Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta dan sebagaimana diketahui Irwandi Yusuf divonis selama 8 tahun penjara, dan mencabut hak politiknya selama 5 tahun.(R)

banner 700250

banner 700250