WASI Siap Pecahkan Dua Rekor Dunia Selam

oleh -11 views
example banner

banner 700250

Banda Aceh (ADC)- Pantai kawasan Megamas Manado yang terkenal memiliki air berwarna biru, terlihat ramai dikunjungi oleh masyarakat. Pasalnya, di pantai tersebut, akan ditorehkan kembali sejarah dunia selam.

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Ery Apriyono, S. I. K., M. Si, dalam siaran persnya kepada Media atjehdaily.id, Sabtu 3 Agustus 2019.

Kabid Humas mengatakan, pemecahan rekor yang berlangsung di pantai  Megamas itu, bukan hanya memecahkan satu rekor dunia saja, melainkan ada dua rekor dunia selam yang akan dipecahkan.

“Pertama, Guinness World Record (GWR) yang akan dicatatkan untuk sejarah baru Indonesia, dengan memecahkan rekor penyelaman massal terbanyak (Most People Scuba Diving). Dan yang yang kedua adalah, pembentangan bendera terbesar di bawah air (Largest Unfurled Flag Underwater),” ungkap Kabid Humas.

Panitia pelaksana kegiatan pemecahan rekor dunia tersebut menyebutkan, bahwa untuk hari ini, lebih dari 3000 penyelam yang berpartisipasi. Mereka terdiri dari berbagai usia dan gender, 

“Kawasan pantai Megamas yang dijadikan sebagai lokasi pemecahan rekor dunia ini, terlihat ribuan penyelam yang sudah dikelompokkan dan telah bersiap untuk memecahkan dua rekor sekaligus. Pengunjung pun tampak begitu antusias menyaksikan perhelatan terbesar ini,” pungkas Kabid Humas.

Selain itu, ia juga menambahkan, situasi dikawasan pantai Megamas, agak sedikit berbeda jika dibandingkan pada hari Kamis 1 Agustus lalu. Dimana para pengunjung yang ingin menyaksikan pemecahan rekor dunia pada hari ini, tampak lebih ramai. Bahkan ada yang membawa seluruh keluarganya untuk menyaksikan aksi tersebut.

“Kebetulan pada hari Sabtu dan Minggu, dikawasan Megamas, menjadi lokasi yang biasa digunakan warga Manado untuk berolahraga. Sebab pemerintah telah menetapkan pada hari itu adalah hari bebas kendaraan atau Car Free Day,” ujar Kabid Humas.

“Sebelumnya pada hari Kamis 1 Agustus 2019, Wanita Selam Indonesia (WASI) beserta ratusan penyelam lainnya, telah berhasil memecahkan rekor rangkaian manusia terpanjang di bawah air (Longest Human Chains Underwater). Mereka berhasil bergandengan tangan tanpa terputus selama lebih dari 7 menit di laut biru itu,” tutup Kombes Pol Ery Apriyono. (Ahmad Fadil)

banner 700250