Hebat…!!!, Empat Damri Dikelola tak Sesuai Juknis

oleh -105 views
example banner

Laporan | Zulherman

KUALASIMPANG (AD) – Empat unit Bus Damri bantuan peruntukkan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Diduga pengelolaannya tak sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis).

Bus Damri yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Diahubkominfo) setempat sejak 2012 lalu, kini diduga tidak lagi digunakan sesuai Juknis sehingga tidak bermanfaat lagi untuk transportasi bagi anak sekolah dan mahasiswa,.

BACA..  Hebat...!!! Opini WTP ke-8 Untuk Sabang Secara Beruntun

Data yang dikumpulkan atjehdaily.id, Damri yang ada di Aceh Tamiang tidak lagi digunakan untuk mengangkut pelajar dan mahasiswa, tetapi dipungsikan sebagai sewa penumpang umum dan membawa barang dagangan, layaknya bus umum.

Bisa dibuktikan, bahwa keberadaan bus Damri tersebut tidak memiliki Pool atau  gudang penyimpanan di Kabupaten Aceh Tamiang .

Ironisnya, Muhipuddin—Supir bus Damri—bisa merangkap jabatan, baik sebagai sopir juga pengawas lapangan, dia mengakui rangkap jabatannya itu sudah lama dijabatnya.

Begitu pengakuan Muhipuddin, diruang kerja Pejabat Administrasi Terminal Bus Kota Kualasimpang, Syahrial; Kamis, 19 November 2020 kepada atjehdaily.id.

BACA..  HUT Kodam IM ke-64, Koramil 01 Kota Kualasimpang Lakukan Rapid Test

Namun Muhipuddin tak mampu memperlihatkan, SK Pengangkatan dirinya sebagai Sopir dan Pejabat Pengawas Lapangan Bus Damri, saat ditanya.

Diakui, setiap harinya, dari Operasi Bus Damri, hasil pendapatan Rp.300 ribu rupiah. Dan setoran ke Dishubkominfo sebagai Dinas penanggungjawab, dilakukan sebulan sekali.

BACA..  Bongkar dan Usut Tuntas Indikasi Permainan di DKP Aceh

Pun begitu, Muhipuddin tidak dapat memperlihatkan, Resi bukti setoran bulanannya ke Dinas dimaksud, pada Media.

Sebaliknya, Kepala Terminal Bus Kota Kualasimpang saat ingin dikinfirmasikan, tidak berada ditempat, sebab sedang cuti. (*)