Aan Safwandi Kecam Jozeph Paul Zhang, Diduga Menista Nabi Muhammad SAW

oleh -44 views
example banner

example banner

Bireuen (AD) – Ketua Umum Yayasan Peusangan Raya (Yapera), Aan Safwandi S.Kom mengecam keras pernyataan yang mencederai keyakinan dan ajaran umat Islam.Pernyataan yang dilakukan oleh Joseph Paul Zhang diduga masuk ke dalam kategori penghinaan terhadap keyakinan umat Islam,” kata Aan Safwandi, dalam rilisnya kepada media, Selasa 20 April 2021.

Aan Safwandi meminta Polri segera mengusut dan menangkap Jozeph Paul Zhang. “Meminta aparat keamanan Republik Indonesia, dalam hal ini jajaran Polri untuk segera melakukan langkah konkret untuk mengusut dan menangkap Joseph Paul Zhang atas perbuatannya tersebut,” pintanya.

Meski demikian, ia meminta umat Islam agar untuk tidak terprovokasi atas tindak Joshep tersebut. “Umat Islam harus tetap tenang dan tidak terprovokasi melakukan hal-hal yang di luar koridor hukum yang berlaku,” ujarnya.

Lanjutnya, Mari kita untuk senantiasa menjaga bulan suci Ramadhan dengan cara-cara yang arif dan bijaksana. Salah satunya, saling menghargai dan menghormati keyakinan kebebasan ummat beragama.

Dirinya meminta umat islam memanfaatkan Ramadhan dengan bijaksana. “Mari kita senantiasa menjaga bulan suci Ramadhan dengan cara-cara yang arif dan bijaksana serta manusiawi,” ucapnya.

Salah satunya, saling menghargai dan menghormati keyakinan kebebasan umat beragama,” tandasnya ketua Tapera itu.

Menurutnya, Jozeph Paul Zhang mengetahui banyak warga Indonesia yang gampang marah, bila memancing suatu statemen yang mengundang keresahan masyarakat Islam di Indonesia, sehingga pasca membuat konten video tersebut telah memancing emosi serta melecehkan Ummat Islam di Nusantara ini.

Dia tahu akhir-akhir ini banyak warga Indonesia gampang sekali tersudut marah, saat bincang bincang atau ngomong seperti di video yang telah viral menjadi sorotan publik. Masyarakat yang beragama Islam di Indonesia semoga hari kemarin enggak banyak yang batal puasanya, kata Aan.

Terkait dengan video tersebut, Aan Safwandi optimis dapat memastikan pihak kepolisian di RI tentu akan peka dan perduli dengan langsung turun tangan menjalankan tugas pokok kepolisian.

Selanjutnya, Aan Safwandi yang juga Toko Pemuda Peusangan Bireuen ini, juga mengimbau agar masyarakat yang tengah menjalani ibadah puasa tidak terprovokasi dan mendoakan kebaikan-kebaikan untuk bangsa Indonesia, kemudian meyakini bahwa setiap perbuatan tercela akan mendapat ganjaran dari Allah SWT.

Tambahnya Aan, Hakikatnya puasa Ramadhan bagi Ummat Islm salah satunya bagaimana berjihad untuk menahan diri dari segala sesuatu bentuk jenis hawa nafsu, sehingga cara manusia dalam merespons atas sesuatu yang terjadi menunjukkan cerminan kualitas diri tiap makhluk insan manusia yang berakal dan berilmu pengetahuan.

Sebelumnya telah beredar Video pria bernama Jozeph Paul Zhang, mengaku nabi ke-26 beredar luas di media sosial dan viral di setiap jejaring sosial. Jozeph mengaku sebagai nabi ke-26 yang disampaikan dalam forum diskusi via zoom yang juga ditayangkan di saluran YouTube pribadinya. Pria tersebut membuka forum diskusi zoom bertajuk “Puasa Lalim Islam”, Ia juga menantang siapa saja yang berani melaporkan dirinya ke kepolisian terkait dengan penistaan agama dengan mengaku sebagai nabi ke-26.(Iqbal).