banner 700250

Tiga Pelanggar Maisir Digiring Polisi ke Polresta Banda Aceh

oleh -258 views

Banda Aceh (AD)- Polisi ringkus tiga pelanggar Maisir dengan cara jual beli judi online disalah satu warung kopi depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jum’at 18 September 2020 malam. 

Ketiga warga tersebut, ditangkap pada saat sedang melakukan transaksi jual beli togel secara online oleh personel Jatanras.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kasatreskrim AKP M. Ryan Citra Yudha, SIK mengatakan, salah satu dari pelaku merupakan wanita berinisial AAY.

“Peran AAY (45) adalah sebagai penerima pesanan dari para pembeli yang disetorkan kepada MA (30) sebagai bandarnya. Hal tersebut sama dilakukan oleh MZ (57) menerima pesanan untuk disetorkan kepada bandarnya,” sebut Kasatreskrim.

BACA..  Haa...!!! Ada Pejabat Kuasai Hutan Mangrove Jadi Tambak?

Modus operandi yang dilakukan oleh para pelaku, dengan cara meraup keuntungan lebih besar apabila nomor togel yang dipasangkan pada aplikasi online keluar atau menang.

BACA..  Polisi di Dor Bawa Sabu 16 Kilogram

Sementara itu, barang bukti yang dilakukan penyitaan oleh personel Unit Jatanras Satreskrim Polresta Banda Aceh di lokasi, berupa uang sejumlah 950 ribu, empat unit HP berbagai merk dan satu unit sepeda motor sebagai alat bantu.

“Yang menjadi bandar togel adalah MA, warga Aceh Besar, sedangkan AAY dan MZ warga Kota Banda Aceh. Ketiga pelaku ini, sudah menjalankan kegiatan Maisir selama tiga bulan. Setiap harinya, MA mendapatkan omset rata-rata mencapai 500 ribu perhari,” ungkap AKP Ryan.

Untuk langkah selanjutnya, kami melengkapi administrasi penyidikan, mengamankan pelaku dan barang bukti, serta melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku, dan melakukan koordinisasi dengan instasi terkait.

“Ketiga pelaku ini, dikenakan Pasal 18 jo pasal 19 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang maisir dengan ancaman hukuman cambuk sebanyak 12 kali atau denda 120 gram emas murni atau penjara selama 12 bulan,” pungkas Kasatreskrim. (AF)