Polisi Tangkap Istri Muda Anggota DPRK Bener Meriah

oleh -92 views
Ilustrasi
Ilustrasi

BANDA ACEH | AP – Tak butuh waktu lama, akhirnya jajaran Kepolisian Republik Indonesia Daerah Aceh (Polda Aceh) Senin 19 September 2016 merilis data terakhir terkait bom yang meledak di dalam mobil rombongan keluarga anggota DPRK Bener Meriah, Mansur, Sabtu 17 September 2016.

Otak dibalik aksi itu terungkap setelah pihak Polres Bener  Meriah berhasil melakukan penangkapan 1 (satu) orang tersangka yang diduga otak pelaku yang terlibat dalam kasus perencaan pembunuhan dengan bahan peledak yang meledakkan mobil  dinas bernomor BL 136 Y. 

Otak pelaku berinsial SZ (35), diketahui sebagai istri muda sang anggota dewan yang berprofesi sebagai PNS Puskesmas Lampahan Timang Gajah, Desa Mekar Ayu Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Beneh Meriah. Tersangka ditangkap dirumah  pamannya bernama Hendri. Hendri  diketahui sebagai anggota TNI yang bertugas di Kodim Aceh Tengah dan beralamat di Kampong Suwaka Damai Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah.

Dari kronologis yang dipaparkan pihak kepolisian menyebutkan, Sabtu 17 September 2016 sekitar Pukul 08.00 WIB pagi, tersangka eskekutor (adik tersangka SZ) berinisial (AF), wiraswasta dan berstatus warga Idiu Rayek, Aceh Timur datang ke rumah tersangka SZ dan mengatakan bahwa tersangka AF akan mengikuti perjalanan korban Aulia (anak Mansur dari istri pertama ) dan akan membals sakit hati kakaknya dikarenakan sebelumnya ada masalah pribadi /keluarga dengan melibatkan korban Aulia .

Tak lama berselang, sekira Pukul 09.00WIB, Mansur (50), anggota DPRK Bener Meriah, menelpon tersangka SZ, yang juga istri keduanya dan menanyakan kabarnya. Saat perbincangan itu, tersangka SZ menanyakan keberadaan istri pertama Mansur. Tanpa curiga dan firasat lain, sang anggota dewan itu dengan lugu menjawab bahwa istri pertamanya berada di Bireun bersama anaknya Aulia.

Aulia sendiri dalam peristiwa itu sebagai Sopir dan dengan menggunakan mobil Kijang Innova Dinas Mansur menuju ke Bener Meriah . Seperti diketahui, Aulia terakhir meninggal dunia akibat luka parah yang dideritanya.

Tak buang waktu lama, saat mendapatkan info tersebut, tersangka SZ segera menghubungi tersangka AF dan segera memberitahukan korban Aulia berada di Bireuen bersama istri pertama Mansur .

“Hingga pada Pukul 18.00 WIB, tersangka AF kembali ke rumah tersangka SZ dan kemudian ditanya tersangka  SZ.”gimana sudah dik “ dan dijawab oleh tersangka AF “sudah saya lakukan kak dan lihat saja nanti kabarnya,” ujar Kabid Humas Polda Aceh Kombes Goenawan. S.H.,M.H mengutip pengakuan tersangka, dalam acara jumpa pers, Senin 19 September 2016.

Sekira  Pukul .20.00WIB sambung Goenawan, tersangka SZ menghubungi kembali tersangka AF untuk menanyakan perkembangan aksi brutal mereka, tersangka AF  menjelaskan  bahwa mobil yang dikemudikan Aulia (MD) sudah meledak.

Saat ini tersangka SZ yang diduga otak dibalik aksi tercela itu sudah ditangkap dan diamankan di Polres Bener Meriah untuk pengembangan dan prores lebih lanjut.

“Para tersangka akan dijerat kasus pembunuhan berencana dengan menggunakan senjata api dan bahan peledak pasal UU Darurat Nomor 12  tahun 1951 340Yo 338 KUHP sesuai dengan Laporan Polisi Nomor 84/1x/2016/SPKKTC/RES BM Tanggal 18 September 201,” ujar Goenawan. [r|MU]