Komisi C DPRK Banda Aceh, Tinjau Lokasi Bank Sampah dan UPTD Blang Bintang

oleh -85 views

Banda Aceh (ADC)- Dalam rangka pembahasan rancangan Qanun PJ pelaksanaan APBK tahun 2018, Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, melakukan Kunjungan kerja (Kunker) kedua tempat berbeda, yaitu: Bank Sampah Panteriek dan UPTD Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar, Rabu 19 Juni 2019.

Kunker tersebut, dipimpin langsung oleh Ketua Komisi C, Mahyiddin Aly dan turut didampingi kepala dinas DLHK3 Kota Banda Aceh Jalaluddin, beserta rombongan untuk melihat langsung hasil pengolahan Bank Sampah yang saat ini masih dikelola oleh Pemko Banda Aceh.

Selanjutnya, rombongan bertolak menuju UPTD Blang Bintang Aceh Besar, juga untuk melihat langsung lokasi pembuangan sampah.

Plt Kepala dinas DLHK3 Kota Banda Aceh, Jalaluddin mengatakan, saat ini di UPTD Aceh Besar masih kekurangan peralatan alat berat seperti Dozer.

“Saat ini, Dozer yang kita miliki hanya satu unit, dan itupun masih kecil kapasitasnya. Oleh karena itu, perlu adanya penambahan alat tersebut, belum lagi akses jalan menuju ke lokasi yang belum di aspal,” kata Jalaluddin.

Selain itu, Jalal juga menyebutkan, apabila musim hujan, jalan masuk menuju renfil agak susah dilalui karena berlumpur, sehingga tidak bisa menjangkau tempatnya,” sebutnya. 

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRK Banda Aceh Mahyiddin Aly mengatakan, kita menginginkan Bank Sampah yang ada di Panteriek dapat berfungsi seperti yang kita harapkan.

BACA..  Polda Aceh Gagalkan Peredaran 133 Kilogram Sabu Jaringan Internasional

Walaupun masih ada kekurangan di sistim pengolaanya, sehingga perlu kita tinjau kembali. Inikan mau diberikan kepada pihak ketiga, namun masih terbentur dengan regulasinya,” kata Mahyiddin.

Terkait dengan masih kurangnya alat berat tersebut, Mahyiddin menjelaskan, itu ranahnya Provinsi dan bukan ranahnya Kota Banda Aceh.

“Banda Aceh, hanya membuang sampah kesana. Banda Aceh saat ini, sudah mempunyai dua alat berat,” ujarnya.

“Mahyiddin juga berharap,  Adipura untuk Kota Banda Aceh, bisa diraih kembali. Maka untuk itu, butuh kerjasama dari seluruh pihak,” tutup Ketua Komisi C.

Pada saat meninjau lokasi tersebut, selain Ketua Komisi C, juga turut serta anggota Komisi C lainnya, Tasrif BA, Zulfikar, Zulkifli Abdi dan Abdul Rafur. (Ahmad Fadil/Rel)