Dinilai Gagal, YARA Tolak Bupati Oyon Kembali Berkuasa

oleh -95 views
Ketua YARA Perwakilan Aceh Singkil, Irfan Efendi. Foto: Ist
Ketua YARA Perwakilan Aceh Singkil, Irfan Efendi. Foto: Ist

SINGKIL | AP-Akibat kinerja yang rendah, Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Singkil menolak Safriadi Manik, SH atau lebih akrab disapa Oyon untuk memimpin Aceh Singkil lagi kedepan. Penolakan itu disampaikan oleh Kepala Perwakilan YARA Aceh Singkil, Irfan Efendi melalui rilis persnya, Selasa 16 Agustus 2016.

Menurut Irfan, Oyon dinilai telah gagal membawa perubahan pembangunan serta kesejahteraan di Kabupaten Aceh Singkil.

“Dalam pantauan dan pengalaman advokasi yang kami lakukan terhadap masyarakat di Aceh Singkil, terutama dalam memberikan pemenuhan hak masyarakat terhadap kebutuhan dasar. Hal itu tidak mendapat respon yang baik dari Oyon selaku Bupati Aceh Singkil,” kata Irfan melalui siaran pers yang diterima Liputan Rakyat.

Irfan mengungkapkan, selama ini YARA sering menyampaikan keluhan masyarakat kepada Bupati. Tetapi aspirasi tersebut tidak pernah di tanggapi oleh Bupati.

“Selama Oyon menjadi Bupati banyak masalah yang membuat masyarakat tertekan dan frustasi. Misalkan permasalahan kerukunan umat beragama yang terjadi beberapa waktu lalu, bahkan hal ini menjadi perhatian nasional. Itu merupakan salah satu bukti kegagalan Oyon dalam memimpin,” jelas Irfan.

Menurut Irfan, sebagai kepala daerah, Oyon tidak bisa memberikan rasa aman, damai, tentram dalam menjalin komunikasi dengan para tokoh agama dan masyarakat. Sehingga masyarakat merasa ketakutan dengan kejadian tesebut.

“Belum lagi, permasalahan pembebasan lahan untuk pelebaran jalan yang belum selesai sampai sekarang, dan banyak masalah lainnya yang telah kami rangkum di YARA Singkil,” lanjut Irfan.

Untuk itu, Irfan akan menyurati dan meminta kepada pimpinan partai politik pengusung serta pendukung agar tidak memberikan dukungan dan tidak lagi mengusung H. Safriadi Manik untuk menjadi Bupati Singkil kedepan.

“Kami ingin pemimpin di Aceh Singkil itu orang yang bisa memberikan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat Aceh Singkil, responsif terhadap keluhan masyarakat, dan peka terhadap kondisi sosial yang terjadi di Aceh Singkil,” tutup Irfan. (R|Arifin )