Abrasi Tanggul Rantau Pakam, Wakil Ketua DPRK Atam Ajak PU Inspeksi

oleh -112 views

Laporan | Syawaluddin

KUALASIMPANG (AD) – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, Aceh. Fadlon, SH, Ajak Kasi di Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Bidang Pengairan Arfan inspeksi abrasi—pengikisan oleh air—tanggul di Kampung Rantau Pakam, Kecamatan Bendahara.

example banner

Kerusakan Abrasi tebing sungai Rantau Pakam, akibat luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Tamiang, yang disebabkan oleh hujan berkepanjangan dan air pasang laut.
Hingga tanggul tidak mampu menampung debit air yang melewati abang batas normal.

Pun begitu luapan DAS Tamiang merendam, Kampung Kepayang, Teluk Halban dan Rantau Pakam.

“Dapat dipastiakan, jika tanggul ini jebol, terjadi banjir besar di dua Kecamatan, Banda Mulia dan Bendahara. Atau 43 Kampung terancam terendam air banjir,” tegas Fadlon. Pada atjehdaily.id, Kamis, 17 Desember 2020 di Rantau Pakam.

Dikatakan; pihak DPRK akan minta ke pihak DPRA terkusus di Dapil 7 untuk menganggarkan pendanaan talut atau tanggul yang berada dikampung Rantau Pakam Kecamatan Bendahara.

Fadlon minta, agar masyarakat dapat bersabar, pihaknya berupaya untuk memperiotaskan terkait pembangunan talut atau tanggul yang kena abrasi.

“Setelah kami meninjau tanggul yang terkena abrasi ini, saya akan panggil kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) dan Dinas PUPR agar segera merealisasi pembuatan tanggul sementara,” tegas Fadlon.

Sementara Datok Rantau Pakam, Ruslan berharap kepada Wakil Ketua DPRK Fadlon dan pemerintah agar segera bisa membantu untuk menanggulangi pembangunan tanggul yang abrasi agar tidak terjadi banjir saat musim hujan dan air yang turun dari hilir.

“Kami masyarakat Desa Rantau pakam sudah membuat tanggul sementara dengan menimbun tanah ±25 dump truck dengan dana swadaya masyarakat karena belum ada bantuan dari pihak pemda untuk mengatasi tanggul yang Abrasi,” jelas Ruslan.

Warga berharapa kepada Wakil Ketua DPRK dan Pemerintah Daerah agar secepatnya tanggap dan merespon usul masyrakat terkait tanggul yang terabrasi agar di kemudian tidak terjadi banjir.