Pj Wali Kota Banda Aceh Minta Jajarannya Perkokoh Silaturrahmi Termasuk dengan Aminullah dan Keluarga

oleh -277 views

 GOOGLE NEWS

Banda Aceh (AD)- Penjabat (Pj) Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq Minta Jajaran Perkokoh Silaturahmi dengan mantan Wali Kota Aminullah Usman, bahkan dengan wali kota terdahulu lainnya.

“Aceh meutalo wareh, gaseh meu gaseh bila meubila (Aceh bersaudara, berkasih sayang dan saling bantu membantu). Itu nasehat orang tua saya, sejak saya masih kecil,” tegas Pj Walikota Banda Aceh, Bakri Siddiq melalui via seluler, Rabu 17 Agustus 2022.

Sebelumnya telah beredar pemberitaan yang berisi peringatan atau cenderung larangan yang ditujukan kepada pejabat Pemko oleh oknum pejabat eselon dua melalui salah satu media online, ternyata dilakukan tanpa adanya perintah dari Pj Walikota Banda Aceh.

Bakri menegaskan agar pejabat pemko atau siapapun untuk menjaga silaturrahmi dengan semua termasuk dengan mantan Wali Kota Aminullah. Penegasan tersebut secara tidak langsung membantah adanya perintah Pj Walikota kepada oknum pejabat yang terindikasi memata-matai pejabat pemko datang dan bersilaturrahmi dengan mantan Walikota Aminullah ke kediamannya di Lampaseh.

“Silaturrahmi memudahkan rizki, silaturrahmi memanjangkan umur, silaturrahmi membuat pikiran tenang. Itu yang menjadi pegangan,” ujar Bakri.

FPMPA Minta Pj Tindak Oknum Provokator Larangan ke Rumah Aminullah

Sementara itu, secara terpisah Ketua Umum Forum Paguyuban Mahasiswa dan Pemuda Aceh (FPMPA) Muhammad Jasdi meminta agar Pj Walikota menelusuri lebih lanjut oknum pejabat Pemko yang terkesan mematai-matai kediaman mantan Walikota dan melakukan propaganda murahan yang berpotensi menganggu stabilitas di pemerintahan.

“Kami minta persoalan ini ditelusuri, oknum pejabat yang melakukan propaganda dan berpotensi mengadu domba hingga merusak nilai-nilai ukhwah islamiah tersebut harus ditindak tegas. Kami tentunya tidak terima jika dewan penasehat kami difitnah, apalagi beliau (Aminullah) sosok yang selama ini sangat baik dan terbuka buat siapa saja bahkan rakyat biasa hingga kalangan disabilitas serta duafa saja datang silaturrahmi ke rumahnya,” jelas pria yang akrab disapa Jhon Jasdi itu.

Menurut Jhon Jasdi, propaganda murahan oknum pejabat kota Banda Aceh melalui salah satu media online itu merupakan bagian yang mencoreng citra pemerintahan. “Kenapa seorang ASN harus berpolitik dan melakukan propaganda, bahkan terindikasi semacam adu domba. Inikan tidak dibenarkan secara aturan. Apalagi imbasnya akan memperkeruh suasana dan menganggu stabilitas pemerintahan. Oknum pejabat seperti ini harus ditindak tegas dan diberi sanksi,” tegasnya.

Jhon Jasdi juga mengingatkan bahwa Aminullah memimpin 15 organisasi dan juga menjadi penasehat banyak organisasi. “Beliau selalu dikunjungi, banyak pihak yang bersilaturrahmi dan selalu diterima dengan senang hati. Jadi tak perlu ada yang sok memata-matai, kalau mau dengar apa yang dibicarakan langsung aja datang duduk dengarkan dengan baik, jangan malah tebar fitnah sana sini yang berpotensi merusak silaturrahmi,” kata Jhon Jasdi memperingatkan.

Dikonfirmasi terpisah, mantan Wali Kota Banda Aceh periode 2017 – 2022, H Aminullah Usman SE Ak MM, mengatakan, dirinya kecewa atas tindakan tak terpuji oknum pejabat yang melakukan propaganda tersebut.

“Bahwa sifat tak terpuji untuk tak silaturrahmi itu, tabiat saya tak pernah menitipkan ini di mana pun. Bahkan saat menjadi wali kota saya tak pernah melarang jajaran bersilaturrahmi dan membantu mantan walkot dan keluarga sebelumnya. Untuk menjadi pejabat tinggi harus ada nilai profesional dan sportif, Tuhan sudah tentukan semua itu,” ucapnya via seluler. (ADV)