Dishub Aceh Tamiang Tertibkan Parkir Liar di Kota Kualasimpang

oleh -47 views

Sekretaris Dinas Perhubungan Aceh Tamiang, Zainudin Rambe menuturkan pada atjehdaily.id, bahwa penertiban yang dilakukan terkait adanya instruksi Presiden kepada Kapolri untuk pemberantasan pungli dan peremanisme di seluruh provinsi dan kabupaten kota di seluruh Indonesia saat ini.

Laporan | Zulherman

KUALASIMPANG (AD) – Dinas perhubungan Kabupaten Aceh Tamiang melakukan penertipan para juru parkir liar di seputaran kota Kualasimpang Kamis, 17 Juni 2021.

Tim penertiban juru parkir liar yang bekerja sama dengan Satpol PP Aceh Tamiang menemukan ada 22 petugas parkir yang dianggap liar karena tidak memiliki indentitas bed petugas parkir yang dikeluarkan oleh dinas perhubungan Aceh Tamiang.

Sekretaris Dinas Perhubungan Aceh Tamiang, Zainudin Rambe menuturkan pada atjehdaily.id, bahwa penertiban yang dilakukan terkait adanya instruksi Presiden kepada Kapolri untuk pemberantasan pungli dan peremanisme di seluruh provinsi dan kabupaten kota di seluruh Indonesia saat ini.

Dikatakan, ada 22 petugas juru parkir yang ditemukan yang tidak memiliki identitas alias ilegal atau pungli karena tidak ada menyetor untuk asil pajak daerah (PAD) pada Dinas terkait pada saat razia penertipan imbuhnya.

Penertipan juga dilakukan dikarenakan adanya laporan masyarakat para pengguna parkir tepi jalan yang tidak merasa puas dan nyaman saat memarkirkan kendaraannya dikarenakan petugas parkir yang tidak jelas identitasnya.

Sebaliknya petugas parkir liar sering berkata kasar pada masyarakat pengguna parkir. Pun begitu petugas parkir yang dianggap liar diberi peringatan untuk tidak mengutip uang parkir lagi karena di anggap liar atau ilegal itu.

Data dilapangan diperoleh dalam operasi razia penertipan; banyak para petugas parkir ditemui tidak memiliki bed pengenal disebabkan mereka hanya sebagai petugas juru parkir pengganti.

Sedang pemilik bed pengenal juru parkir yang di keluarkan oleh Dinas Perhubungan, hanya sebagai toke atau penanggung jawab setoran, pekerjanya adalah orang lain sebagai juru parkir.

Kepala Dinas Perhubungan saat ditanya mengakui; kalau para juru parkir yang ada, adalah juru parkir liar. Itu diketahui saat dilakukan razia penertiban.

Ikut dalam oprasi razia petugas juru parkir liar tersebut diantaranya, Nurbaini “Bani“ sebagai kordinator parkir, Sekretaris Dinas Perhubungan, Zainudin Rambe. Kasi Rekayasa lalulintas Dareil Kusni. Kepala Bidang Prasaran Doni Alisandi, Kasi Parkir Aprizal ST dan kepala seksi penertipan Satpol PP Aceh Tamiang Lili Dirta Yeni. [*]