BNNK Pidie Amankan Satu Kilogram Sabu dari Jaringan Narkoba Antar Provinsi

oleh -89 views

Banda Aceh (ADC)- Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pidie, berhasil mengamankan Barang Bukti Narkoba jenis Sabu, dengan berat satu kilogram, di Gampong Tuha Lala Kecamatan Mila Kabupaten Pidie, Minggu 16 Mei 2019 malam.

Hal itu diungkapkan Kepala BNN Kabupaten Pidie AKBP Werdha Susetyo, SE, dalam siaran persnya kepada media ini, Jumat 17 Mei 2019.

Susetyo mengatakan, penangkapan tersebut, berdasarkan informasi dari masyarakat yang diterima oleh BNNK Pidie, bahwa akan ada masuk narkotika jenis sabu di wilayah Tuha Lala Kecamatan Mila Kabupaten Pidie yang dilakukan oleh jaringan antar Provinsi Aceh -Sumut melalui jalur darat.

Selanjutnya, Tim Pemberantasan BNNK Pidie yang dipimpin langsung Kepala BNNK Pidie dan di bantu personil Polsek Mila pun disebar untuk mencegat laju pelaku berinisial (M), yang saat itu di jemput oleh temannya (MZ) alias si kop dalam perjalanan dari Pasar Beureunuen menuju Gampong Tuha Lala Kecamatan Mila Kabupaten Pidie.

Pelaku M (26) swasta, berhasil diamankan di rumah milik kakaknya yang berada di Gampong Tuha Lala, Kecamatan Mila, Kabupaten Pidie.

Terkait dengan kronologis penangkapan tersebut, ia menjelaskan, pada saat tim memasuki wilayah Tuha Lala Kecamatan Mila Kabupaten Pidie, kami menyakini bahwa M sedang berada di rumah milik kakaknya yang tidak jauh dengan rumahnya,” kata Kepala BNN Kabupaten Pidie.

“Kemudian tim pun menduga bahwa pelaku singgah di rumah milik kakaknya, dari hasil kordinasi dengan pihak masyarakat setempat dan Polsek Mila, tim selanjutnya bergerak dengan cepat dan langsung melakukan penggeledahan di rumah tersebut, yang juga turut di saksikan oleh Sekdes Gampong Tuha Lala.

BACA..  Kapolri Tinjau Langsung Korban Erupsi Gunung Semeru

Dari penggeledahan tersebut, barang bukti berupa narkoba jenis sabu, sempat di sembunyikan atau di samarkan di tumpukan sampah yang di balut ikan asin tepat berada belakang rumah.

“Barang haram narkoba jenis sabu yang berasal dari jaringan Aceh -Medan ini, berdasarkan pengakuan dari tersangka M ini, memang untuk di pasarkan di wilayah Kecamatan Mila dan wilayah Kabupaten Pidie pada umumnya,” ungkapnya.

Menurut AKBP Werdha Susetyo, SE, dengan pengungkapan dan penangkapan Bandar dan pengedar narkoba ini, kita telah menyelamatkan generasi/ muda dan masyarakat di Kabupaten Pidie dari bahaya narkoba sebanyak 5000 orang.

“Atas keberhasilan tersebut, kita ucapkan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat Kecamatan Mila yang selalu koperatif dalam memberikan informasi tentang keberadaan para bandar, pengedar, pengguna serta pembeli dan penikmat narkoba yang sudah sangat meresahkan ini,” ujarnya.

Selain mengamankan barang bukti narkoba jenis Sabu seberat satu kilogram, BNN Kabupaten Pidie juga turut mengamankan, satu lembar uang Ringgit Malaysia pecahan RM. 50, 19 lembar uang pecahan Rp. 100.000, satu unit sepmor Honda Beat warna Putih BL 9 410 N.

Selain itu, turut juga diamankan satu unit hp jenis Nokia warna hitam, dua lembar kartu ATM BRI, satu lembar Kartu ATM Mandiri VISA, satu lembar KTP atas nama M.

“Pelaku terancam Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 tahun 2019 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal seumur hidup dan maksimal hukuman mati,” tutup Kepala BNN Kabupaten Pidie. (Ahmad Fadil)