Tekad Tengku Syekhi, 26 Maret Tetap Gelar Aksi Turunkan Wali Nanggroe

oleh -1.077 views
Gam Independen Dukung Jokowi 2019
Tengku Sufaini Usman Syekhi (tengah) bersama massa GAM Independen mendeklarasi dukungan terhadap Jokowi-Makruf Amin di Piplres 2019. Foto: Antaranews,

example banner

Banda Aceh (AD) -Ketua Presidium GAM Independen, Tengku Sufaini Usman atau akrab dipanggil Tengku Syekhi, kembali menegaskan, akan tetap menggelar aksi damai untuk meminta Malik Mahmud turun dari jabatan Wali Nanggroe Aceh. Penegasan tersebut disampaikan kepada Atjehdaily.Id, Selasa malam, 15 Maret 2021.

“Aksi 26 Maret 2021 tetap dilaksanakan, tak ada istilah mundur, cabut mandat Malik Mahmud sebagai Wali Nanggroe.” tegas pendukung Jokowi-Makruf Amin di Pilpres 2019.

BACA..  Brimob Tewas di Bar Sopir Kabaintelkam Polri? IPW Ajukan 4 Pertanyaan

Selain Malik Mahmud, eks Juru Bicara GAM Australia ini juga menghimbau dan mengajak  seluruh masyarakat Aceh untuk  mencabut mandat Muzakir Manaf sebagai panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

“Saya menilai  dua sosok ini sudah tidak pantas di posisi tersebut karena sudah menjatuhkan marwah dan martabat bangsa Aceh yang sangat religi apalagi tanah Aceh tanah Indatu para syuhada,” kata Syehky sambil menyebut beberapa kesalahan fatal Muzakir Manaf.

BACA..  Brimob Tewas di Bar Sopir Kabaintelkam Polri? IPW Ajukan 4 Pertanyaan

Tgk Sufaini Usman Syekhy menambahkan, Malek Mahmud sebagai Wali Nengroe Aceh  tidak lagi menjadi representasif masyarakat Aceh. Ia meminta Muzakir Manaf dan Malek Mahmud lebih baik mundur dari jabatannya.

“Kita harapkan Wali Nenggroe bisa menjadi panutan masyarakat dan pemersatu rakyat Aceh bukan malah menjadi milik dan untuk kepentingan kelompok,,” ujar Ketua  Acehnese Australia Asosiasi (AAA) itu.

BACA..  Brimob Tewas di Bar Sopir Kabaintelkam Polri? IPW Ajukan 4 Pertanyaan

Seperti diketahui, rencana aksi kelompok Tengku Syekhi pada Tanggal 26 Maret 2021 mendapat perhatian banyak pihak serta penolakan keras dari eks GAM, baik dari barisan Inong Balee hingga anak mantan GAM.

“Kami menolak seluruh provokasi oleh siapapun yang merusak perdamaian Aceh,” tegas Ketua  Persatuan Inong Balee Aceh, Khairunnisak.