Gubernur Aceh Mengaku Senang Dikritik, Ini Syaratnya

oleh -51 views

example banner

BANDA ACEH (AD) – Banyak pejabat mengaku senang dikritik, termasuk Gubernur Aceh Nova Iriansyah. Bagaimana faktanya?

Saat menerima kunjungan pengurus Pemerintah Eksekutif Mahasiswa (PEMA) Universitas Abulyatama (Unaya) Aceh, di Meuligoe Gubernur Aceh, Rabu, 17 Maret 2021, Nova Iriansyah menampilkan diri seperti demokrat sejati, siap dikritik oleh siapa saja. Apalagi dalam pertemuan itu, Nova didampingi Staf Ahli Gubernur Aceh, Drs Bukhari MM.

BACA..  Brimob Tewas di Bar Sopir Kabaintelkam Polri? IPW Ajukan 4 Pertanyaan

“Gubernur berterimakasih atas kunjungan tersebut dan menyatakan dirinya terbuka menerima silaturahmi mahasiswa dan menjadi sebuah keharusan sepanjang kesempatan dan waktu tersedia,” begitulah bunyi siaran pers yang dikirim Biro Humas Dan Protokol Setda Aceh.

Nova mengatakan, dia juga terbuka terhadap kritik yang disampaikan mahasiswa, sepanjang kritik itu sesuai dengan kebenaran.

“Kalau ada yang perlu dikritik, silakan datang ke sini kita ngomong. Insha Allah Saya perbaiki, sepanjang Saya bisa dan itu sifatnya konstruktif Saya akan perbaiki,” kata Nova.

Gubernur menyebutkan Pemerintah Aceh punya banyak program yang bisa disinergikan dengan mahasiswa. Karena mahasiswa sebagai kelompok pemikir dan intelektual sangat-sangat dibutuhkan untuk membantu pemerintah dalam rangka menyejahterakan rakyat.

“Cari program-program yang bersinggungan dengan visi-misi PEMA. Saya pikir pasti bisa disinergikan sepanjang tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat Aceh,” kata Nova.

BACA..  Reskrim Polresta Banda Aceh Kembali Ringkus Penjual Chip Judi Online

Sementara itu, Presiden Mahasiswa Unaya, Muhammad Khalis, mengatakan mereka merupakan kepengurusan baru yang baru terpilih dan akan dilantik pada April bulan depan. Mereka meminta kesediaan Gubernur Nova untuk hadir melantik kepengurusan mereka.
Selain itu, Khalis bersama rekan-rekannya meminta arahan dan bimbingan gubernur demi jalannya roda pemerintahan PEMA yang baru.