Diduga Cabuli Anak Kandung, Oknum PNS Ditangkap Polisi

oleh -191 views

Laporan | Ahmad Fadil

Banda Aceh (AD)- Personel Unit PPA Satreskrim Polresta Banda Aceh menangkap seorang ayah berinisial SUR (46) warga salah satu gampong dalam Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil di salah satu instansi di Banda Aceh.

BACA..  Matulessy: Pasal RUU KUHP Perlu Dikaji Secara Mendalam

SUR diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak kandungnya, sebut saja Melati (4) yang kini berstatus pelajar di salah satu Taman Kanak-Kanak.

BACA..  Matulessy: Pasal RUU KUHP Perlu Dikaji Secara Mendalam

Kejadian yang menimpa Melati ini, terjadi di rumah tersangka SUR yang berada disalah satu gampong, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Kamis 14 Januari 2021.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK melalui Kasatreskrim AKP M Ryan Citra Yudha, SIK, mengatakan, kejadian ini terjadi disaat ibu korban sedang tidak berada di rumah. Saat dilakukan penyelidikan, orang tua korban tidak tinggal bersama lagi karena ada permasalahan internal.

“Korban Melati awalnya dijemput oleh tersangka di sekolah berdasarkan informasi salah seorang guru kepada ibunya untuk dibawa ke rumah tersangka sekitar jam 12.00 WIB,” kata Kasatreskrim, Rabu 17 Februari 2021.

Kemudian, selang empat hari yakni Senin 18 Januari 2021, Melati diantar oleh sang neneknya ke rumah ibunya. Namun sekitar jam 16.00 WIb, Melati tiba- tiba mengeluh sakit pada kemaluannya.

“Saat korban mengatakan keluhannya, ibu korban kemudian membawa korban ke rumah kakaknya yang kebetulan berprofesi sebagai bidan. Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa ditemukan lecet dan adanya cairan putih di kemaluan korban,” ungkap AKP Ryan.

Berdasarkan Laporan Polisi yang dilaporkan oleh ibu korban nomor LPB/ 22 / I / YAN. 2.5 / 2021 / SPKT, tanggal 22 Januari 2021, personel unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Banda Aceh melakukan penyelidikan terhadap kasus yang dialami oleh Melati sehingga membuahkan hasil.

“Tersangka SUR berhasil ditangkap personel Unit PPA dirumahnya, Selasa 16 Februari 2021 sekitar jam 18.00 WIB dan langsung dibawa ke Polresta Banda Aceh untuk dilakukan pemeriksaan terhadap kejahatan yang dilakukannya,” ujar Kanit PPA Ipda Puti Rahmadiani, S.TrK.

Sampai saat ini, SUR tidak mengakui perbuatannya. Namun korban menceritakan kepada penyidik dan psikiater bahwa pelaku itu ayah kandung korban sesuai dengan laporan yang dilaporkan ibu korban.

“Pihaknya masih fokus kondisi psikis korban. Saat ini korban sedang dalam pendampingan Psikiater. Hal ini bertujuan, agar masalah tersebut tidak menimbulkan trauma yang berlebihan terhadap korban,” jelas Kanit PPA.

“Tersangka SUR dijerat Pasal 49 Jo Pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat,” pungkas Ipda Puti Rahmadiani. (*)