Wali Kota Sabang Lantik Pengurus MAA Kota Sabang

oleh -129 views

Laporan | Jalaluddin Zky

Sabang (AD) – Untuk mengangkat budaya Aceh, Wali Kota Sabang, Nazaruddin S.I.Kom mengukuhkan Pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Sabang Masa Bakti 2021-2025 yang berlangsung di Aula Lantai IV Kantor Walikota Sabang. Rabu (16/12/2020).

example banner

Dalam.sambutannya Wali Kota Sabang, Nazaruddin S.I.Kom dirinya mengajak kepada seluruh pengurus Majelis Adat Aceh yang baru dikukuhkan untuk bersama-sama mengembalikan budaya Aceh yang mulai sirna di Kota Sabang.
.
“Tugas MAA kedepan tentunya sangatlah berat, maka mari sama-sama kita coba berpikir supaya adat Aceh semakin maju, mari kita perbaiki dan kembalikan adat istiadat yang hilang selama ini akibat berbagai faktor seperti pengaruh budaya luar dan kemajuan jaman saat ini” ajak Wali Kota Sabang yang akrab disapa Tgk Agam.

Usai melantik pengurus MAA Tgk Agam mengucapkan terimakasih kepada pengurus lama yang telah banyak membantu Pemerintah Kota (Pemko) Sabang, dalam menjalankan tugas terkait adat istiadat Aceh di Kota Sabang.

“Terima kasih bapak-bapak pengurus MAA periode sebelumnya yang telah membantu Pemerintah Kota Sabang, dalam menjalankan tugasnya menjaga adat dan istiadat serta budaya Aceh”, tutup Tgk Agam.

Sementara itu, Ketua MAA terpilih masa bakti periode 2021-2025, Tgk. Sulaiman Daud S.Pd.I mengucapkan puji syukur atas kepercayaan yang diberikan oleh para Geuchik dan pemangku adat di Kota Sabang untuk memimpin MAA lima tahun ke depan.

“Ini merupakan amanah yang sangat berat dititipkan kepada kami, namun dengan adanya bantuan dan dukungan dari Pemerintah, seluruh anggota lembaga adat, para Geuchik dan masyarakat, Insyaallah beban ini akan terasa lebih ringan,” ungkapnya.

Untuk mengembalikan adat istiadat yang kian menghilang lanjutnya, merupakan hal yang tidak mudah, butuh waktu, pikiran, biaya dan kesabaran untuk mengembalikannya.

“Contohnya adalah pengajian ba’da shalat magrib, dimana kebiasaan masyarakat Aceh dahulunya setiap Ba’da Shalat Magrib baik di Surau, Meunasah, dan dirumah-rumah semuanya ada pengajian,” pungkasnya.(*).