Bupati Bireuen: Jalan Tembus Alue Limeng-Cot Meugo Dibangun Tahun 2019

oleh -127 views

Bireuen (ADC)- Jalan tembus yang sangat selama ini diimpikan warga Desa Cot Meuge, Kecamatan Jeumpa, Kabupaen Bireuen, bakal terwujud tahun 2019, menyusul tekad Pemkab setempat, yang akan membangun jalan beraspal yang merupakan satu-satuya jalan yang menghubungan ke ibukota Kecamatan Jeumpa. 

Ironis memang, selama empat kali pergantian Bupati Bireuen, Hamdani Raden, Mustafa A Glanggang, Nurdin AR, dan H Ruslan M Daud, ternyata satu-satunya jalan tembus dari Alue Limeung ke Ibukota Kecamatan Jeumpa di Blang Blahdeh, nyaris tidak tersentuh. Kondisi jalan yang  rusak parah, yang dikelilingi bukit yang terjal, selama bertahun-tahun sangat sulit  untuk dilintasi kenderaan bermotor, apalagi saat turun hujan.”Jika kondisi demikian, kenderaan roda dua saja begitu susah mengendarainya, apalagi kenderaan roda empat. jika musim hujan, jalan licin dan di tempat-tempat tertentu berbentuk kubangan lumpur. Sedangkan Jika musim kemarau, jalanan berkerikil dan berbatu serta penuh dengan debu,” ujar Husaini, warga Desa Cot Meugo.

Kehadiran Bupati Bireuen, H Saifannur, S.Sos yang dikenal sebagai pengusaha konstruksi yang terbilang  sukses, tentu dapat memahami keinginan warga setempat yang mengimpikan jalan beraspal hot Mix yang dapat menghubungkan Desa Alue Limeung-Desa Cot Meugoe sampai ke Desa Blang Gandai yang tahun sebelumnya, sebagian besar di desa tersebut sudah beraspal sampai ke Blang Blahdeh, Kecamatan Jeumpa.

Bupati Bireuen yang didampingi Wakilnya, DR H Muzakkar A Gani, SH, M,Msi, Kadis PUPR Kabupaten Bireuen, Fadli, ST  dan Kabid Kabib Bina Marga PUPR  Kbupaten Bireuen, Fadli Amir, ST mengku jalan tersebut memang sudah dalam perencanaan untuk dibangun tahun 2019.’Insyaallah kita akan bangun tahun 2019 unuk membuka keterisoliran warga setempat. Apalagi jalan itu sangat mendukung kelancaran distribusi hasil perkebunan ke ibukota kabupaten untuk mamasarkan dagangannya,” ujar Bupati Saifan.

Warga Desa Cot Meugoe sempat apatis terhadap kelangsungan Pembangunan jalan yang melintasi desanya itu. Betap tidak, saat Kades Cot Meugo, Murthala Ismail menyampaikan kondisi terakhir jalan tersebut yang berharap gubernur bisa mengatisipasinya. Lalu Gubernur Irwandi dalam kesempatan panen jagung di desa tersebut mengatakan pembangunan jalan Alue Limeung-Blang Gandai menjadi tanggung jawab Pemkab Bireuen utu merealisasikannya.

Bahkan dalam  Musrenbang, pembangunan jalan tersebut disepakati menjadi prioritas utama , tapi tetap saja belum terelisasi sampai sekarang.’Alhamdulillah jika ternyata Bupati Bireuen yang akan merealisasikan pembangunnya pada  tahun depan. Sudah bertahun tahun, kami mendambakan jalan beraspal untuk  kelancaran berbagai aktifitas warga,” ujar seorang petini setempat, ketika disinggung media ini, Senin (15/19) sore, jika Pemkab Bupati Bireuen akan membangun jalan tersebut pada  tahun 2019.

Jalan yang akan dibangun 2019 itu, tentu sangat membahagiakan warga Alue Limeung, Warga Desa Sirah Sirong (Kecamatan Jeumpa),  Warga dusun Bivak, Krueng Simpo (Kecamatan Juli) yang selama ini  menempuh perjalanan sangat jauh untu sampai ke Ibukota Kabupaten Bireuen yang melewati jalan melingkar via Desa Teupin Mane, Kecamatan Juli. Dengan keberadaan jalan yang digarap tahun 2019, jarak tempuh ke Bireuen akan semakin dekat dengan melewati tiga jembatan, salah satunya jembatan rangka baja yang sudah dibangun lebih awal.

BACA..  Buka Rapat, Ketua DPRA: Dinamika Dalam Pembahasan Jadi Referensi

Kebahagian itu juga pasti dirasakan guru-guru yang mengajar di SDN 13 Jeumpa yang terletak di Desa Cot Meugo, yang bersyukur jika jalan tersebut dibangun tahun depan. Maka kehadiran guru di sekolah tidak mengalami keterlambatan lagi. Bahkan tidak lagi merasa deg-degan  jika sepeda motor yang dikendarainya tidak tergelincir di jalan yang kicin, atau jika musim kearau akan terjerembab ke tanah yang pnuh bebatuan.

Jlan tersebut sebenarya sudah dilakukan pengerasan sebelumnya, tapi menjdi sia-sia mengingat keburu terelupas saat turun hujan, karena tdak langsung diaspal. Konon, idak dilakukan pengerukan saluran air di sisi kiri-kanan jalan yang sudah dilakukan pengerasan. Sehingga jalan itu, kerap diterjang air hujan yang datang dari bukit di atasnya, yng lam kelmaan semakin terkikis yng terbentuk alur-alur disepajang jalan yang bertebaran batu-batu yang terjadi saat tiba musim kemarau, belum bahu jalan yang ikut lonsor ke jurang-jurang kecil di saat musim penghujan. (Maimun Mirdaz)

Sebelumnya Kepala Desa Cot Meugo tertulis Jalaluddin, seharusnya Murthala Ismail. Demikian perbaikan, mohon maaf dan terima kasih.  (redaksi)