Polres Langsa Ringkus empat Pemilik Sabu dan Ektasi

oleh -67 views

Kota Langsa (ADC) Satuan Reserse Narkoba Polres Langsa berhasil meringkus empat pelaku yang mengantongi narkotika jenis sabu dan pil ektasi di empat lokasi yang berbeda di Kota Langsa, Senin, 15 Oktober 2018.

Kapolres Langsa Akbp Satya Yudha Prakasa SIK melalui Kasat Narkoba AKP Rustam Nawawi SIK mengatakan penangkapan pelaku tersebut berkat adanya laporan dari masyarakat bahwa di seputaran Kota Langsa ada yang akan melakukan transaksi jual beli Ekstasi.

Dari situ Tim Opsnal Narkoba lakukan penyelidikan pada hari minggu tanggal 14 Oktober 2018 pukul 23.00 Wib di Warkop Langsa Kupi Gp. Matang Seulimeng Kec. Langsa Barat diamankan pelaku berinisial FM (19), wiraswasta, Gp. Jawa Belakang Kec. Langsa Kota.

Dari tangan pelaku didapatkan Barang Bukti (BB) berupa19 (sembilan belas) butir Pil Ekstasi warna merah yang terbungkus Plastik klip dengan berat 7 Gram, 1 (satu) paket Sabu berat 0,25 Gram, 1 (satu) tas kecil warna hitam dan 1 (satu) unit HP merk Nokia warna hitam kata.

Hasil pengembangan dari pelaku pertama pada har yang sama sekira pukul 04.00 Wib Polisi kembali membekuk BH (24) Wiraswasta, wsrga Gp. Timbang Langsa, di Medan Sumatra utara. Dari tangan BH, polisi mengamankan BB berupa 1 (satu) unit HP merk Nokia warna orange, dalam waktu yang berbeda sekira pkl. 05.30 WIB, polisi kembali berhasil meringkus lainnya yaitu FR (19) wiraswasta, Dusun. Bukit Keramat Gp. Aramia Kec.Birem Bayeun Kabupaten . Aceh timur dan RI (41) Wiraswasta, Jln. Jangka No. 54 Kel. Sei Putih Barat Kec. Medan Petisah Prov. Sumut.

Dari ketiga pelaku tersebut di dapat BB 2 (dua) plastik tembus pandang berisikan 87 (delapan puluh tujuh) butir pil Ekstasi warna merah seberat 28,83 Gram, 1 (satu) dompet warna abu-abu dan 1 (satu) unit HP merk Maxtron warna merah putih.

BACA..  DPO Kasus Narkotika Diciduk Satresnarkoba Polresta Banda Aceh

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya keempat pelaku tersebut dan BB di amankan di Mapolres Langsa guna untuk proses lebih lanjut.

” Mereka (pelaku) kita ringkus di dua tempat berbeda, yakni di Kota langsa dan di Sumatra utara, seluruhnya adalah warga Aceh,” kata Rustam Nawawi. (Zai/ardi)