Satpol PP Tertibkan Kota Terbesar Kedua di Bireuen

oleh -83 views

Bireuen (AD) Satpol PP dan WH berkolaborasi dengan anggota tim penertiban lainnya’ menyasar kota Matang Glumpang Dua. Melanjutkan penertiban di kota terbesar ke dua di Kabupaten Bireuen, Rabu (14/7).

Dalam penertiban di “kota sate” itu, tim penertiban yang di pimpin Kasatpol PP dan WH Kabupaten Bireuen, Charulah Abeut, SE segera melakukan eksekusi terhadap pemilik toko yang mengunakan terali besi, dilingkungan toko yang berlokasi seputaran jalan nasional Medan – Banda Aceh.

Sebanyak 35 petugas penegak Qanun dan dua unit mobil damtruck diterjunkan ke lokasi, tentu saja dengan menggunakan alat mesin gerinda pemotong besi dan alat bantu lainya, Hasilnya sejumlah Terali besi yang terpajang kokoh didepan toko swalayan dan beberapa toko kelontong di kawasan “kota sate” itu telah berhasil ditertibkan.

Menurut Charuulah Abet’ penertiban yang menyasar ke ibukota Kecamatan Peusangan, merupakan agenda lanjutan dari kegiatan penertiban yang sudah belumnya.di laksanakan di Bireuen.”Hal ini, sebagai wujud ketegasan serta konsisten dalam menegakkan perbub No 8 Tahun 2018 dan Qanun No 18 Tahun 2010 di Kabupaten Bireuen,” sebut.

Sebanyak 35 petugas penegak Qanun dan dua unit mobil dam truck diterjunkan ke lokasi , dengan menggunakan alat mesin gerinda pemotong besi dan alat bantu lainya, Alhasil , sejumlah Trali besi yang terpajang kokoh didepan toko swalayan dan beberapa toko kelontong di kawasan kota sate Matang itu berhasil ditertibkan.

Penertiban di Matang Glumpang merupakan agenda lanjutan dari kegiatan penertiban yang sebelumnya telah dilaksanakan di ibukota kecamatan kota Juang Bireuen beberapa hari sebelumnya. ” Ini sebagai wujud ketegasan dan konsisten dalam upaya menegakkan perbub No 8 Tahun 2018 dan Qanun No 18 Tahun 2010 di Kabupaten Bireuen, apabila itu dilanggar maka bakal menerima konsekwensinya,” tegas Kasatpol PP dan WH Bireuen Chairullah Abed SE yang memimpin langsung Tim Penertiban terpadu Pemkab Bireuen.

Chaerullah menyebutkan, jika dalam penertiban itu, petugas turut membantu pedagang, saat membongkar krangkeng besi, bahkan ada juga sebagian dari para pedagang membongkarnya sendiri, untuk itu,menghimbau kepada pedagang agar menaati aturan dan tidak memasangnya kembali ” jelasnya

Dijelaskannya petugas Satpol PP dan WH Bireuen sebagai ujung tombak dalam penegakan Qanun telah bekerja dengan maksimal dan menjalankan tugas di lapangan sesuai SOP. Penertiban Satpol PP dan WH Bireuen yang bertugas selalu mengedepankan pendekatan persuasif dengan masyarakat, dan tetap berkeordinasi dinas terkait dan unsur lainnya.”Seperti halnya dalam berkoordinasi bersama dinas terkait dan anggota TNI dan Polri, dan unsur lainnya, untuk meminimalisir hal yang tidak diinginkan,”jelasnya

Dikatakan, dukungan serta partisipasi, aku Chaerullah, masyarakat untuk selalu patuh dan taat peraturan yang berlaku harus ditaati sebagai wujud kerjasama demi Kabupaten Bireun ke depan’, yang tertata rapi, indah dan asri.

Dijelaskan, meskipun begitu dalam penertiban di ibukota Kecamatan Peusangan, anggota tim juga ikut membantu pedagang saat membongkar krangkeng besinya. Bahkan ada juga sebagian dari para pedagang membongkarnya sendiri.

Pihaknya mengimbau, kepada para pedagang, agar menaati aturan dan tidak memasangnya kembali terali besi yg telah dibongkar itu. Adapun, tim terpadu yang dipimpin dalam bertugas selalu mengedepankan pendekatan persuasif dengan masyarakat. Selain tetap berkeordinasi dengan dinas terkait dan berbagai elemen masyarakat lainnya.”Koordinasi bersama dinas terkait dan unsur lainnya, baik anggota TNI dan Polri, juga selalu kita bangun guna meminimalisir hal yang tidak diinginkan, “tandas chaerullah, SE.(Maimun Mirdaz).