Forum Jurnalis Aceh Cabang Bireuen Diketuai Oleh Maimun Mirdaz

oleh -74 views
Ketua FJA Cabang Bireuen Maimun Mirdaz.

Bireuen (AD) Forum Jurnalis Aceh (FJA) Cabang Bireuen terbentuk, para wartawan yang bertugas di kabupaten itu, dengan aklamasi memilih Maimun Mirdaz sebagai ketua umum.

Dalam pengesahan Ketua Umum FJA yang dilaksanakan di lantai II Starblack Coffe, Senin (14/6) menyatakan sependapat jika Maimun Mirdaz di tabalkan sebagai Ketua Umum FJA Cabang Bireuen, sekaligus mengesahkan figur yang menempati struktur pengurusan periode 2021-2023.

Kabupaten Bireuen merupakan yang pertama membentuk FJA Cabang Bireuen, sejak terbentuk FJA pusat yang dinakhodai H Muhammad Shaleh yang juga pimpinan Tabloid Modus Aceh.

Sebelumnya pada saat pembukaan, Maimun Mirdaz mengemukakan jika mandat yang diterimanya dari FJA Pusat telah dilaksanakan sesuai petunjuk FJA Pusat. Ia menjelaskan, tujuan pembentukan FJA, Sebutnya, wadah silaturrahmi serta peningkatan sertifikasi serta kompetensi jurnalis seperti diisyaratkan Dewan Pers.

Selain itu, ucap Maimun Mirdaz, melakukan kegiatan peningkatan kapasitas dan kualitas jurnalis dalam bentuk pelatihan, pendidikan dan seminar. Hal itu seperti yang dipaparkan Ketua Umum FJA Pusat H Muhammad Shaleh pada deklarasi beberapa waktu lalu.

Hadirnya FJA bukan saingan lembaga pers lainnya di Aceh, tapi sebagai mitra yang kehadiran FJA sebagai wadah menjalin persaudaraan, bersilaturrahmi, dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas jurnalis di Aceh.

Ia Juga tak menafikan jika ada tantangan-tantangan yang muncul dan dihadapi para pekerja pers di Aceh, seperti terbatasnya akses untuk ikut serta dalam penguatan kompetensi jurnalistik, sertifikasi perusahaan pers, hingga keanggotaan dalam organisasi profesi. “Mirisnya, kekerasan dan persoalan hukum, serta teror masih kerap dihadapi para jurnalis tanpa penyelesaian yang jelas.

FJA Aceh telah memberikan mandat kepada Maimun Mirdaz, dengan harapan terpilihnya pengurus sesuai harapan. Dengan hadirnya wartawan-wartawan yang mumpuni FJA bisa tampil sebagai lembaga pers yang professional. Hendaknya, wartawan yang bergabung dalam FJA merupakan yang memiliki rasa memiliki terhadap lembaganya, serta memiliki sifat jiwa korsa.

FJA Bireuen tidak menghendaki wartawan yang suka memfitnah sesamanya, adu domba wartawan yang satu dengan lainnya, apalagi dengan cara pembunuhan karakter. “Bek Sagai, Meunyoe di keu Bee Bu, meunyo dilikot bee ek, wartawan seperti itu, sangat tidak diinginkan,” papar Maimun Mirdaz.
Sementara Pembina FJA Bireuen, Saifullah, ST seusai pengesahan pengurus, berharap organisasi yang baru terbentuk itu, diharapkan sebagai organisasi yang dapat mempersatukan serta diharapkan dapat memberikan warna tersendiri, yang mengedepankan culture budaya Aceh.

Dikatakan, kawan –kawan yang bergabung di FJA Bireuen, sebut Saifullah, mayoritas bukan pemain baru, tapi pemain hebat dan juga pemain senior.”Sebenarnya, sayalah yang baru. Artya baru masuk dalam komunitas ini, maka keinginannya dapat memajukan organisasi ini, mudah-mudahan kita saling mensuport, saling mendukung untuk suksesnya, FJA ke depan yang lebih baik,” pungkas Saifullah, SE.

Struktur kepengurusan yang terpilih masing-masing, Pembina, Saifullah, ST, sebagai Ketua Umum, Maimun Mirdaz Ketua harian,(atjehdaily.id), M Reza (Lintas Nasional), Sekretaris, Akyar Rizki (Harian Rakyat Aceh), Bendahara, Muhibuddin(Media NAD).

Sedangkan Ketua Bidang Organisasi, Pelatihan dan SDM, Dicky Duta Putra, S.Sos (Aceh Monitor), Ketua Bidang Hukum, Advokasi dan pembelaan wartawan, Dian Fikri (Modus Aceh), dan Ketua Bidang Pengembangan dan Pengkajian, Anas (Lintas Nasional).

Kepengurusan tsb, juga dilengkapi sejumlah departemen masing-masing, Departemen Humas, Faisal Andi TA (Indo Populer), Departemen Olah Raga, Pariwisata dan Sosial Budaya, Hendra (Fakta dan Realita Com), Neneng Suryani, SE (Citra Aceh), Departemen Kerja Sama antar Lembaga, Raisul Baried (Puja TV). (*).