Dekranasda Banda Aceh Kembangkan Kerajinan Songket Aceh

oleh -95 views
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Banda Aceh, Hj. Nurmiaty AR. [foto: SUS]

Banda Aceh (ADC) – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Banda Aceh, Hj. Nurmiaty AR menyebutkan akan mengembangkan kembali kerajinan songket Aceh di desa Lamgugop yang selama ini sempat tidak aktif. Kerajinan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan Desa Kerajinan di Banda Aceh untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kerajinan tenun kain songket di Lamgugob memang sudah lama ada, hanya saja sempat tidak aktif beberapa saat,” kata Nurmiaty saat ditemui usai Jalan Santai Gemilang dalam rangka HUT Kota Banda Aceh ke-813 di Lapangan Blang Padang, Sabtu (14/04/2018).

BACA..  Prediksi Skor Italia vs Austria - EURO 2020 27 Juni 2021

Nurmiaty yang juga sebagai Ketua Tim Penggerak PKK ini menjelaskan, untuk mengembangkan kerajinan tersebut, pihaknya akan memberikan beruba bahan baku, seperti benang, sedangkan alat berupa mesin tenun, untuk sementara disewa.

“Kita sudah pesan dari Jakarta tapi belum selesai, jadi sekarang tenun itu sudah berjalan kira-kira setengah meter, saat ini ada 10 pengrajin, dalam jangka waktu sebulan sudah jadi kain tenun songket, “ jelas Istri Walikota Banda Aceh ini.

Sebelumnya, tambah Nurmiaty, pihaknya telah berkunjung ke Gampong Lamgugop untuk pembinaan pengrajin songket, yang menjadi bagian dari program pembinaan Desa Kerajinan di Banda Aceh bulan lalu. Menurutnya, Gampong ini dipilih karena memiliki sejumlah pengrajin songket atau tenun.

BACA..  Status "Positif Covid-19" Diragukan, Nova Iriansyah Diminta Ksatria

Nurmiaty juga menyebutkan, akan menjadikan Gampong Lamgugop sebagai sentra produksi songket khas Aceh, sekaligus sebagai tempat kunjungan wisatawan, sedangkan untuk membantu mengenalkan dan memasarkan produk songket, pihaknya akan menampung di showroom Dekranasda.

“Kita akan buka di Taman Sari, karena showroom saat ini belum kita buka, masih dibongkar dari Kantor Pemko, rencananya bulan depan sudah dibuka showroomnya, selain itu kita juga punya pengrajin bordir yang paling banyak terdapat di Gampong Doy, “ tambahnya.

BACA..  Status "Positif Covid-19" Diragukan, Nova Iriansyah Diminta Ksatria

Nurmiaty mengatakan, untuk program saat ini, pihaknya sudah melakukan kunjungan ke kecamatan, dengan tujuan melakukan pembinaan dan  mengembangkan kerajinan yang sudah ada. Dia berharap, agar camat lebih aktif melakukan komunikasi kepada masyarakat.

“Jadi kita lakukan pembinaan bersama, contohnya kerajinan payung yang sudah ada sejak 4 tahun lalu, rencananya ke depan akan digelar lomba masak atau kuliner antar kecamatan, “ ujar Nurmiaty. [SUS]