Bencana di Sumut Telan Korban Tewas dan Hilang

oleh -96 views

Medan (ADC) Banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Mandailing Natal Sumatra utara yang terjadi pada Sabtu dan Minggu (13-14) Oktober 2018 telah mengakibatkan 17 orang tewas dan 10 hilang serta 30 rumah rusak berat dan sedang serta ratusan rumah lainnya terendam.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, melalui pesan whast Appnya melaporkan bahwa hujan yang mengguyur wilayah sumatra utara sepanjang hari Sabtu dan Minggu telah mengakibatkan bencana alam berupa Banjir dan longsor di kabupaten Mandailing Natal.

13 orang dinyatakan tewas dalam banjir dan 4 orang lainnya tertimpa longsor di kecamatan Muara Batang Gading, Kabupaten Mandailing Natal Sumatra Utara pada Minggu, 14 Oktober 2018. Korban meninggal terjadi di Desa Ulu Pungkut, 11 orang diantaranya merupakan siswa siswi Madrasah di Desa tersebut yang diakibatkan oleh terpaan Bangunan rubuhnya, dua orang akibat kecebur ke sungai bersama mobil dan empat orang lainnya tertimpa longsor.

Terkait dengan korban hilang, sambung sutopo, BPBD Mandailing Natal, BPBD Provinsi Sumatera Utara, TNI, Polri, SAR Daerah, SKPD, PMI, dan relawan tengah menangani darurat bencana.

Kemudian Sutopo juga melaporkan, banjir dan longsor melanda sembilan kecamatan di Kab Mandailing Natal yaitu Kecamatan Natal, Lingga Bayu, Muara Batang Gadis, Naga Juang, Panyambungan Utara, Bukit Malintang, Ulu Pungkut, Kota Nopan dan Batang Natal

“Kebutuhan mendesak adalah bahan makanan pokok dan alat berat sudah di kerahkan kelokasi,” kata Sutopo.(zal/Ardi).

BACA..  DPRA Ingatkan Pemerintah Aceh Untuk Perbaiki Tata Kelola Pemerintahan