Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Akibat Kurang Perawatan Terminal Batoh Nan Megah Ini Mulai Hancur

oleh

Banda Aceh (AD) Diduga kurang perawatan terminal bus antara provinsi yang dibangun oleh Badan Rekontruksi dan Rehabilitasi (BRR) pasca gempa dahsyat yang mengguncang Aceh, pada tahun 2004 silam, kini terminal nan megah yang berlokasi di Batoh tersebut mulai hancur pelan-pelan jika terus dibiarkan tanpa perawatan.

Sejumlah pekerja seputar terminal kepada media atjehdaily.id Selasa (14/9) mengatakan, menara yang ada didalam komplek terminal tersebut sejak bangun oleh BRR sepertinya belum pernah direnovasi, bahkan menara itu sendiri tidak dirawat.

BACA..  Komandan Lanal Sabang Resmikan Penggunaan Pos TNI Angkatan Laut

“Menurut hemat kami menara yang menjadi kebanggaan itu sepertinya belum pernah direnovasi, termasuk perawatannya juga tidak dilakukan sehingga, kondisi bangunan negara tersebut sekarang sangat memprihatinkan,” kata salah seorang pekerja, yang namanya enggan dipublikasi.

Mereka menilai Dinas terkait melupakan bangunan sebagai kenang-kenangan dari Rekontruksi Aceh itu, pasca terjadi bencana tsunami yang menyapu sebagian Aceh tersebut.

BACA..  Kapolsek Kota Kualasimpang Bagi Sembako Kepada Warga

Pasalnya, bangunan itu kini atapnya sudah hancur dan dikhawatirkan jika terus dibiarkan kehancurannya juga akan menular kebagian bangunan induknya, mengingat kondisi yang semakin parah.

“Jika terus dibiarkan maka, dikhawatirkan yang hancur bukan saja atapnya akan tetapi bisa menular kebagian bangunan induk mengingat kondisi menara itu kini sangat memprihatinkan,” tambah Agus, pekerja seputar terminal tersebut.

Diharapkan kepada Dinas terkait agar, segera merenovasi bangunan megah itu untuk menyelamatkan dari kehancuran. Karena, bisa berdampak pada keselamatan umum dari jatuhnya rongsokan atap bangunan.

BACA..  Kapolsek Kota Kualasimpang Bagi Sembako Kepada Warga

Sebelum memakan korban jiwa manusia dari reruntuhan atap seng dan balok kayu menara tersebut, sebaiknya segara diperbaiki. Bangunan sudah separah itu maka, Dinas terkait jangan tutup mata lah, harapnya.

Sampai berita ini lansir belum bisa dikonfirmasi instansi mana yang bertanggung jawab, bangunan menara tersebut.(red).