Mangkir Dari Tugas, Bupati Copot Camat Seruway

oleh -130 views
Bupati Aceh Tamiang Mursil, SH, S.Kn

Kuala Simpang (ADC) Camat Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang, Husaini, SH dicopot dari jabatannya karena terbukti mengangkangi Intruksi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor: B/26/M.SM.00.01/2019 tanggal 27 Mei 2019.

Husaini terbukti tidak masuk dinas selama dua hari setelah masa libur bersama (libur lebaran) usai.

Bupati Aceh Tamiang, Mursil, SH, M.Kn kepada awak media mengatakan, bahwa aksi pencopotan jabatan kepada salah seorang camat aktif itu, sebagai bentuk keseriusan Pemkab Aceh Tamiang dalam pelaksanaan kedisiplinan dilingkungan Pemkab setempat.

Sekaligus, sanksi tersebut merupakan anamat, Intruksi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik indonesia dalam rangka menciptakan kedisiplinan para PNS/ASN yang ada.

“Pencopotan jabatan kepada Husaini terpaksa diberikan karena yang bersangkutan tidak masuk kerja selama dua hari pasca libur lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah,” kata Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil, SH, M.Kn kepada awak media di Kantor Bupati setempat, Kamis ,13 Juni 2019.

Bupati juga menambahkan, untuk kali ini sanksi yang diberikan kepada Camat Seruway merupakan sanksi berat, mengingat yang bersangkutan (camat) adalah orang yang seharusnya memberikan contoh kepada para bawahannya, tapi justeru membuat pelanggaran.

Bupati optimis, ketegasan itu bukan hanya sebagai bentuk gertak sambal bagi ASN, tapi akan terus diterapkan dan tidak ada negosiasi.

BACA..  DPRA Ingatkan Pemerintah Aceh Untuk Perbaiki Tata Kelola Pemerintahan

“Aturan sudah jelas, maka tidak ada peluang toleril dan bukan hanya kepada pihak tertentu, tapi akan berlaku sama bagi semua ASN di Aceh Tamiang,” demikian tegas Bupati Mursil.

Sementara itu, Camat Kecamatan Seruway Husaini yang dikonfirmasi secara terpisah membenarkan hal tersebut, dan mengaku ilhlas dengan keputusan yang dikeluarkan bupati sebagai atasan tertinggi dalam wilayah tempatnya mengabdi.

“Sebagai bawahan, saya sudah rela menerimanya, demi membangun kedisiplinan yang lebih baik kedepan, dan saya akan memgambil hikmahnya,” aku Husaini. (Zainal)