banner 700250

Empat Bulan Terakhir, Lima Bangunan Musnah Dilalap Si Jago Merah

oleh -291 views
Kepala BPBD Bireuen Teguh Mandiri Putra, SSTP

Bireuen (AD) – Selama empat bulan terakhir sejak Mei-Juni 2020 sudah empat bangunan yang terdiri dari rumah dan lembaga pendidikan musnah terbakar dilalap si jago merah, sehingga tingkat terjadinya musibah kebakaran di Kabupaten Bireuen dinilai sangat tinggi.

Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bireuen, Teguh Mandiri Putra, SSTP kepada media ini, Kamis (13/8} di ruang kerjanya, mengatakan sejak dirinya menjadi Kepala BPBD Kabupaten Bireuen, sekitar lima bulan lalu, sudah lima rumah dan bangunan/lembaga pendidikan, dilanda musibah kebakaran. Dengan tingginya tingkat kebakaran di Bireuen, pihaknya sangat berharap adanya penambahan Armada Mobil kebakaran, untuk mengantisipasi kekurangan armada yang ada.

“Sedangkan tahun 2010, mendapat bantuan satu unit Mobil Damkar yang bersumber dari APBK Bireuen.” Ucapnya.
Dikatakan, idealnya pengadaan mobil Damkar di pos induk berjumlah empat unit, sedangkan yang baru tersedia di Pos Induk, hanya ada dua unit yang layak pakai, sementara di Kecamatan Plimbang tersedia dua unit, dan di Kecamatan Kutablang ada dua unit.

BACA..  Usman Lamreung: Jangan Sampai Pemerintah di Cap Rezim Penggusur Tanpa Ada Solusi

“Sebenarnya, tahun ini, dapat dua unit, namun dananya direfusing untuk Covid 19, jadi kita dapat hanya satu unit damkar, yang nantinya diserahkan dalam waktu dekat kepada BPBD Bireuen.”ungkap mantan Camat Pandrah, Teguh Mandiri Putra.

Berkaitan dengan musibah kebakaran di Paud Peudada, telah diserahkan bantuan masa panik berupa pakaian, selimut dan lainnya yang sifatnya bukan logistik, ucap Teguh Mandiri Putra seraya mengatakan, untuk bahan berupa logistik , tentunya akan diserahkan instansi lainnya, yaitu Dinas Sosial Kabupaten Bireuen. “Saat menerima informasi tersebut, kita serahkan langsung bantuan dari BPBD,” ujar Teguh.

BACA..  Usman Lamreung: Jangan Sampai Pemerintah di Cap Rezim Penggusur Tanpa Ada Solusi

Seperti diberitakan di media, dalam Musibah kebakaran yang terjadi Rabu (12/8) menimpa satu unit bangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) “Harapan Aneuk Desa” berkontruksi kayu di Desa Blang Kubu, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen yang ludes di lalap si jagoi merah sekitar pukul 14 : 45 WIB. Dugaan sementara, terbakar akibat adannya arus pendek listrik, dan tidak ada Korban jiwa dalam musibah tersebut dan belum diketahui jumlah kerugian akibat terbakarnya PAUD tersebut.

Setidaknya, ada tiga unit mobil kebakaran dikerahkan BPDB ke lokasi kebakaran dalam upaya memadamkan api yang membumbung tinggi dan api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 15: 55 WIB, yang informasi awal, jika PAUD Harapan Aneuk milik Nurhayati, dan juga merupakan tempat tinggal keluarga mereka selama ini, yang saat kejadian pemiliknya sedang pergi berobat.(Maimun Mirdaz).