Logo Partai Demokrat Hangat, Ini Penjelasan Tim Hukum DPP Partai Demokrat

oleh -58 views
example banner

example banner

Jakarta (AD) – Logo partai Demokrat, partai yang pernah berkuasa 10 tahun lamanya itu makin hangat diperbincangkan.

Terkait ada nya isu pendaftaran Logo Partai demokrat, Tim Hukum Pimpinan Pusat Partai Demokrat (DPP PD) Mehbob, SH,.MH, angkat bicara di hadapan awak media dan dimana dirinya membenarkan adanya perihal tersebut, Selasa, 13 April 2021.

Kepada Atjehdaily.Id, Mehbob selaku Tim Hukum DPP Partai Demokrat menegaskan, ada beberapa poin yang perlu disampaikan.

BACA..  Hendak Menjalankan Tugas Jurnalistik Sicurity Suzuya Mall Usir Wartawan

Pertama,  benar ada pendaftaran logo Partai Demokrat yang dilakukan oleh Tim Hukum DPP, mengatasnamakan Pak SBY selaku penggagas Partai Demokrat. Kami daftarkan logo tersebut untuk menghadapi ketidakpastian saat itu, sebelum ada keputusan dari Menkumham berupa penolakan memproses berkas permohonan para pelaku KLB ilegal Sibolangit pada tanggal 31 Maret 2021.

Lanjutnya, Logo Partai Demokrat sendiri selama ini sudah terdaftar di kelas 41 (sejak 2007), yakni salah satunya layanan pendidikan dan layanan pengajaran. Pendaftaran baru-baru ini untuk melengkapi secara administrasi terkait dengan logo Partai Demokrat pada kelas yang tepat yakni kelas 45 tentang organisasi pertemuan politik.

Yang Kedua tambah Mahendra, untuk melengkapi administrasi pendaftaran pada kelas 45 ini, kami tarik permohonan yang lalu, dan sudah kami gantikan dengan berkas administrasi yang baru, setelah mendapatkan masukan terkait dengan kelengkapan administrasi yang dibutuhkan.

BACA..  Hendak Menjalankan Tugas Jurnalistik Sicurity Suzuya Mall Usir Wartawan

Dan Ketiga, pendaftaran juga dilakukan sebagai langkah hukum untuk mencegah pihak2 lain di luar Partai Demokrat yang selama ini secara melawan hukum menggunakan merk dan logo Partai Demokrat. Kepada mereka tersebut, kami dalam waktu dekat akan melayangkan somasi, pungkasnya Tim Hukum DPP Partai Demokrat, Mehbob, SH, MH.(Rls/SF).