Tangkap Ikan Dengan Cara Menyetrum, Kapolres: Dapat di Pidana

oleh -151 views

Aceh Barat Daya (AD) – Bagi sebagian masyarakat masih menggunakan setrum untuk menangkap ikan meskipun ada ancaman pidana penjara. Karena itu, Kapolres Aceh Barat Daya (Abdya) AKBP Dhani Catra Nugraha, SH, Sik, MH memerintahkan Bhabinkamtibmas untuk mengimbau warga agar tidak menangkap ikan dengan cara menyetrum dan meracun menggunakan bahan kimia.

Hal tersebut ditegaskan Kapolres saat menanggapi keluhan yang di sampaikan oleh salah seorang peserta dalam kegiatan Jumat Curhat bersama aparatur Gampong dan masyarakat Kecamatan Blangpidie disalah satu warung di Gampong Seunaloh, Jumat (13/1/2023).

“Perbuatan menangkap ikan dengan cara menyetrum dan meracun menggunakan bahan kimia sangat dilarang atau melanggar hukum,” tegas Kapolres.

Larang tersebut, jelas Kapolres diatur dalam Pasal 84 ayat 1 dan atau Pasal 86 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan juncto Pasal 100B Undang-Undang RI Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 2009 tentang Perikanan dengan pidana penjara 5 tahun dan denda lima milyar rupiah.

“Bhabinkamtibmas dibantu Keuchik dan aparatur lainnya untuk menyampaikan dan memasang himbauan agar masyarakat memahami dan mengerti apa sangsi yang akan diterima para pelaku yang menangkap ikan dengan menyetrum dan cara-cara lain yang melawan hukum,” pungkas AKBP Dhani Catra Nugraha.