Usman Lamreung Pertanyakan Anggaran 41,2 Milyar Untuk Pembuatan Westafel Covid -19

oleh -290 views

Laporan | Ahmad Fadil 

Banda Aceh (AD)- Program pembuatan Westafel (tempat cuci tangan) Covid -19 pada Dinas Pendidikan Aceh yang berjumlah 400 Paket dengan anggaran sebesar Rp41,2 Milyar bersumber dari dana recofusing Covid -19, merupakan salah satu program ‘Aceh Hebat’.

example banner

“Dengan nilai anggaran fantastis tersebut, yang menjadi pertanyaan nya adalah, apakah dampaknya bermanfaat bagi SMA dan SMK di Aceh. Seberapa urgentnya Westafel Covid -19 ini. Apakah Westafel ini adalah permintaan dari Kepala Sekolah atau memang program Dinas Pendidikan Aceh tanpa ada pertimbangan serta koordinasi dengan Kepala Sekolah di Seluruh Aceh,” tanya Usman Lamreung, Sabtu 12 Desember 2020 di Banda Aceh.

BACA..  Polda Aceh: Teroris Yang Ditangkap Densus 88 Berencana Rakit Bom Untuk Aksi Amaliyah di Aceh

Sementara itu, kata Usman, mekanisme pelaksanaan proyek yang nilainya mencapai Rp41,2 Milyar ini dilakukan dengan sistem Pengadaan Langsung (PL).

“Paket kegiatannya dipecah menjadi Rp100 juta hingga Rp130 juta dengan sistem pengadaan langsung. Apakah mekanisme ini tidak menyalahi aturan tender sesuai dengan Perpres Nomor 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa,” ungkap Usman Lamreung.

Menurutnya, bila pekerjaan tersebut dilakukan dengan sistem pengadaan langsung, maka patut di duga bakal ada terjadinya korupsi atau kolusi karena dilakukan dengan cara lobi yang lazim dipraktekkan selama ini.

“Apalagi pengadaan Westafel Covid -19 ini menghabiskan anggaran yang sangat besar dan fantastis, namun kegunaannya belum tentu bermanfaat bagi sekolah. Malah bisa-bisa berpeluang terjadinya tindakan korupsi pada proses pengadaan langsung hingga ke pelaksanaan proyek tersebut dilapangan,” kata Usman Lamreung.

BACA..  Polda Aceh: Teroris Yang Ditangkap Densus 88 Berencana Rakit Bom Untuk Aksi Amaliyah di Aceh

Jadi menurutnya, sia-sia saja Dinas Pendidikan Aceh menggelontorkan anggaran sebesar Rp41,2 Milyar hanya untuk membuat Westafel Covid -19 yang dampaknya hanya untuk sesaat dan kegunaannya hanya bisa bertahan beberapa minggu saja.

BACA..  Polda Aceh: Teroris Yang Ditangkap Densus 88 Berencana Rakit Bom Untuk Aksi Amaliyah di Aceh

“Kan saat ini lagi libur sekolah, itu artinya pasti tidak digunakan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyebutkan, bahwa anggaran besar pada program tersebut patut di duga dalam proses pelaksanaan dilapangan sangat sensitif berimbas kepada tindakan korupsi.

“Maka sudah sepatutnya penegak hukum mengusut hingga tuntas dugaan tersebut, apalagi program ini patut dipertanyakan apakah benar orgent atau hanya akal-akalan saja,” tutup Usman Lamreung.