Peringati HKN ke 56, Bupati Bireuen Apresiasi Kinerja Petugas Medis

oleh -99 views
example banner

Laporan | Maimun Mirdaz

Bireuen (AD) – Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH,M.Si memimpin dan membaca Ummul Quran, kepada tenaga kesehatan yang gugur melawan Covid -19 serta ditandai pula teatrikal tepuk tangan 56 detik di seluruh Indonesia mewarnai peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 56 , yang di Kabupaten Bireuen, dipusatkan di Puskesmas Juli II, Kecamatan Juli, Kamis (12/11).

Peringatan HKN ke 56 kali ini berlangsung sederhana dan khidmat yang diikuti para medis Puskesmas setempat, yang tetap mengedepankan Protokol Kesehatan (Prokes). Selesai memimpin pembacaan ummul quran, Bupati Bireuen menyerahkan 27.000 masker yang merupakan bantuan dari Kementrian Kesehatan RI, bagi masyarakat Kabupaten Bireun serta berkesempatan pula meninjau beberapa ruangan baru, di Puskesmas tersebut.

BACA..  Usman Lamreung : Apa Kabar Manajemen Baru BPKS Sabang

Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH, M.Si seusai penyerahan simbolis masker kepada Ketua TP-PKK Hj Nurjannah Ali,SE,MM yang diteruskan untuk perwakilan puskesmas, kepada sejumlah awak media menyebutkan, dalam suasana Pandemi Covid-19 ini, peringatan HKN digelar secara sederhana. “Mari kita sambut dengan doa bersama, juga teatrikal menepuk tangan di seluruh Indonesia, seraya mengapresiasi kinerja para medis dan non medis yang telah melaksanakan tugas dengan baik, bahkan gugur dalam Pandemi Covid-19,” sebut Bupati Muzakkar.

BACA..  Wali Kota : Stok Bahan Pokok Banda Aceh Aman Hingga Akhir Tahun

Ia, mengharapkan kepada Kadinkes Kabupaten Bireuen, Kepala Puskesmas, direktur rumah sakit supaya terus kompak dan bahu membahu, serta dengan penuh keikhlasan dan ketenangan, terus memberikan yang terbaik dalam merawat masyarakat terpapar Covid-19, walau ada petugas medis sendiri tidak luput terpapar Covid-19,” pesannya.

Suasana di Aceh sudah sekarang ini, sudah berubah statusnya Zona Merah, ke Zona Orange yang diharapkan pandemi Covid-19 bisa berakhir dengan cepat di Aceh. “Sejauh Inpres terkait protokol Covid-19 belum dicabut, mulai kabupaten, Kecamatan, Gampong.

Protokol Covid-19 tetap kita jalankan, seperti Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak (3M) dengan harapan penyebaran virus tersebut semakin mengecil,” sebut Bupati seraya menyebutkan bantuan 27.000 masker dari Kementrian Kesehatan RI, menunjukkan masih adanya penyebaran virus corona, sehingga perlunya di tingkatakan kesadaran masyarakat. Pungkasnya.(*).

BACA..  Aminullah Usman Serahkan Rumah "Pro Bergemilang" Untuk Yusnidar